RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tanggul Kali Bekasi tahap pertama memang sudah rampung pada 2024. Namun proyek raksasa itu menyisakan “lubang” di sejumlah titik. Akibatnya, ancaman banjir musiman masih membayangi ribuan warga di bantaran sungai, mulai dari pertemuan Kali Cileungsi-Cikeas (P2C) hingga Bendung Bekasi.
Diketahui, warga Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML) hingga saat ini terus mendesak Pemkot Bekasi agar dapat menyelesaikan proyek pengendalian banjir ini. Dalam rapat kerja pekan lalu terungkap, tanggul yang terputus bukan hanya di PML, tetapi juga di dua perumahan lain.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, membenarkan masih adanya titik tanggul yang belum tersambung. “Tidak hanya di PML, tapi juga di beberapa wilayah lain,” ujarnya.
Data yang dihimpun Radar Bekasi, titik tanggul yang belum terbangun meliputi PML sepanjang 492,46 meter, Perumahan Jaka Kencana 827,36 meter, serta Perumahan Kemang IFI Graha 125,71 meter. Proyek pembangunan tanggul di tiga perumahan tersebut tersendat lantaran persoalan status dan pembebasan lahan yang tak kunjung tuntas.
Mandeknya penyediaan lahan hingga akhir 2024 membuat alokasi anggaran tahap pertama sebesar Rp700 miliar dari pemerintah pusat tak terserap seluruhnya.
“Nanti kita cari dari mana alokasinya. Permasalahan Gang Mawar yang sedang dimediasi oleh BBWSCC bisa ditangani paralel dengan PML atau wilayah lain, asal lahannya sudah clear,” tegas Latu.
Dalam waktu dekat, DPRD berencana menghadirkan perwakilan warga Jaka Kencana dan Kemang IFI Graha guna mempercepat penyelesaian persoalan lahan yang menjadi penghambat utama.
Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C), Puarman, mengingatkan proyek tanggul ini merupakan bagian dari rencana aksi besar pascabanjir dahsyat 2020. Program tersebut ditandatangani tiga gubernur, delapan bupati/wali kota, serta menteri PUPR dan menteri agraria saat itu.
Pekerjaan tahap pertama dimulai 2021, membentang sepanjang 12 kilometer dari P2C hingga Bendung Bekasi, dan berakhir pada 2024. Namun hingga kini masih ada tiga titik yang belum tersambung.
“Struktur tanggulnya sudah kuat, tapi ada tiga wilayah yang belum tersambung karena tanahnya belum tersedia. Anggarannya sudah ada, tinggal lahannya yang belum beres,” ungkap Puarman. (sur)
INFOGRAFIS
“Lubang” Tanggul Kali Bekasi
Perumahan Pondok Mitra Lestari
- Tanggul yang belum terbangun: 492,46 meter
Perumahan Jaka Kencana
- Tanggul yang belum terbangun: 827,36 meter
Perumahan Kemang IFI Graha
- Tanggul yang belum terbangun: 125,71 meter











