RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ribuan Kepala Keluarga (KK) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI-JK) di Kota Bekasi menjadi sasaran verifikasi lapangan tahap pertama. Kegiatan ini bertujuan memperbaiki data penerima JKN agar bantuan tepat sasaran.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi, Robert TP Siagian, memastikan pelayanan bagi peserta PBI-JK yang sempat dinonaktifkan tetap berjalan. Total 113.800 peserta PBI-JK di Kota Bekasi pernah dinonaktifkan.
“Sampai dengan hari ini yang sudah aktif kembali 1.788,” katanya, Selasa (3/3).
Verifikasi tahap pertama dilakukan terhadap 1.818 KK oleh petugas pendamping PKH dan Badan Pusat Statistik (BPS), didampingi aparatur Pemkot Bekasi. Kegiatan ini berlangsung mulai 27 Februari hingga 14 Maret mendatang.
“Di Kota Bekasi kemarin ada 1.818 keluarga yang di Ground Checking. Ground Checking itu untuk yang penyakit Katastropik,” ucapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa verifikasi ini merupakan upaya memastikan bantuan iuran tepat sasaran.
Kepala keluarga yang dinyatakan layak akan diaktifkan kembali oleh pemerintah. Sementara keluarga yang dinilai sudah meningkat kesejahteraannya didorong menjadi peserta BPJS mandiri.
Pelayanan saat ini di kantor Dinsos Kota Bekasi tetap berjalan bagi warga yang tengah menjalani perawatan kesehatan di Rumah Sakit (RS).
“Jadi yang saat ini adalah yang betul-betul kepentingannya terkait dengan masyarakat yang membutuhkan di rumah sakit,” tambahnya. (sur)











