RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Jagat maya kembali dihebohkan dengan aksi kontroversial seorang influencer yang dinilai abai terhadap keselamatan publik. Nama Ruce Nuenda mendadak menjadi perbincangan hangat setelah dirinya diketahui tetap berkeliaran di fasilitas umum meski sedang terinfeksi penyakit campak, yang dikenal sangat mudah menular.
Kasus ini mencuat setelah akun X @Maeliani07 membagikan tangkapan layar Instastory Ruce. Dalam unggahan tersebut, Ruce secara sadar memperlihatkan dirinya berada di ruang publik saat tengah sakit. Unggahan itu dengan cepat menyebar dan memicu gelombang kecaman dari warganet.
Banyak pihak menilai tindakan tersebut sangat berbahaya. Campak merupakan penyakit yang dapat menular melalui udara (airborne) serta percikan cairan tubuh dari batuk atau bersin.
Artinya, keberadaan seseorang yang terinfeksi di tempat umum berpotensi menularkan virus kepada banyak orang, terutama di ruang tertutup atau area ramai.
Akun @Maeliani07 pun tak bisa menyembunyikan kekesalannya. Dalam cuitan yang viral pada Rabu (4/3/2026), ia menulis, “Gila sih kataku, ada influencer kena campak dan dia malah dengan sadar berada di fasilitas umum. Beg* banget (campak) itu nular woi.”
Unggahan tersebut langsung menuai ribuan respons dan memperluas sorotan terhadap tindakan sang influencer.
Menyadari dirinya menjadi sasaran kritik, Ruce Nuenda kemudian menyampaikan permohonan maaf melalui unggahan baru. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa campak merupakan penyakit menular.
“Maaf gaes nggak tahu kalau (campak) nular. Aku balik,” tulisnya singkat.
Namun, alih-alih meredakan situasi, pernyataan tersebut justru semakin memancing kemarahan publik. Banyak warganet menilai alasan “tidak tahu” sulit diterima, mengingat campak adalah penyakit yang telah lama dikenal luas di Indonesia dan kerap menjadi materi edukasi kesehatan dasar.
Baca Juga: Tak Ingin Kembali ke Insanul Fahmi, Mawa Sebut Takut Terjangkit Penyakit Kelamin
Sorotan juga tertuju pada status Ruce sebagai figur publik dengan 2 juta pengikut di Instagram. Warganet menilai seorang influencer semestinya memiliki tanggung jawab moral lebih besar, terutama dalam memberi contoh perilaku yang aman dan bertanggung jawab kepada para pengikutnya.
Kolom komentar di akun Instagram Ruce pun dipenuhi kritik pedas. Banyak yang mengingatkan bahwa kecerobohan tersebut bisa berdampak fatal, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, lansia, serta individu dengan daya tahan tubuh lemah. Pada kelompok ini, infeksi campak dapat memicu komplikasi serius.
Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya literasi kesehatan di tengah masyarakat, terlebih bagi figur publik yang memiliki pengaruh luas. Di era digital, setiap tindakan yang dibagikan ke ruang publik bukan hanya menjadi konsumsi pribadi, tetapi juga dapat membawa konsekuensi sosial yang besar.(ce2)











