Berita Bekasi Nomor Satu

Dewan Latu Desak Pembatasan Truk Bertonase Berat di Jalan Diperbaiki

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk segera memberlakukan larangan atau pembatasan operasional kendaraan truk bertonase berat di ruas jalan yang tengah menjalani perbaikan.

“Kami meminta, mendesak atau mendorong kepada pemerintah kota Bekasi untuk melakukan pembatasan kendaraan bertonase berat,” ujar Latu kepada Radar Bekasi, Jumat (6/3).

Hal itu disampaikannya merespons insiden truk bermuatan galon yang terguling di Jalan Swatantra, Jatiasih, Kota Bekasi, pada Kamis (5/3).

Menurutnya, jika pelarangan total sulit dilakukan, Pemkot Bekasi dapat menerapkan pembatasan jam operasional bagi kendaraan bertonase besar.

“Kalau kita tidak bisa melarangnya, kita membatasi jam operasionalnya entah itu dari jam 10 malam sampai dengan subuh atau alternatif lain-lainnya,” tambahnya.

Latu menilai langkah tersebut penting untuk mengurangi potensi kerusakan jalan yang kerap disebabkan oleh truk-truk besar yang melintas, terutama di ruas jalan yang baru selesai diperbaiki.

“Sehingga tidak sembarangan truk bertonase berat itu bebas melewati jalan-jalan yang ada di kota Bekasi salah satunya jalan yang ada di Komsen sampai dengan Cependawa atau kemarin yang viral di jalan Caringin,” tegasnya.

Ia juga mendesak Pemkot Bekasi agar bertindak tegas terhadap sopir truk yang masih melanggar aturan dan berpotensi merugikan masyarakat.

“Ya pemerintah kota Bekasi harus bertindak tegas kita sudah mengeluarkan anggaran yang cukup besar dan itu hasil dari pajak masyarakat dan kita tidak ingin apa yang sudah kita perbaiki dirusak kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, insiden tergulingnya truk bermuatan galon tersebut juga berdampak pada bangunan di sekitar lokasi. Badan truk dan muatannya dilaporkan menimpa sebuah warung serta ruko, sehingga menyebabkan kerusakan serius pada bagian kanopi dan rolling door.

Kejadian itu juga sempat memicu kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan tersebut, yang saat ini masih dalam proses perbaikan. (cr1)