RADARBEKASI.ID, BEKASI — Kasus kematian Ermanto Usman (65) di kediamannya Perumahan Prima Asri Blok B4, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, hingga kini masih terus diselidiki polisi.
Petugas dari Polres Metro Bekasi Kota bersama tim gabungan masih mengumpulkan berbagai bukti untuk mengungkap pelaku di balik dugaan kekerasan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung dan polisi terus berupaya mencari titik terang kasus tersebut.
“Untuk update terbaru, kami masih melakukan penyelidikan. Saat ini tim masih mengumpulkan semua bukti, belum ada perkembangan yang signifikan,” kata Andi, Kamis (5/3).
Menurut Andi, pengungkapan kasus ini tidak hanya dilakukan oleh Polres Metro Bekasi Kota. Tim dari Polda Metro Jaya hingga Bareskrim Polri juga turut dilibatkan untuk membantu proses penyelidikan.
“Kami masih bekerja bersama tim dari Polda dan Bareskrim. Mohon doanya saja, semoga segera ada titik terang,” ujarnya.
Meski demikian, polisi mengakui penyelidikan kasus ini menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satu kesulitan utama adalah minimnya saksi yang mengetahui kejadian tersebut serta tidak adanya kamera pengawas di rumah korban.
“Iya, di rumah korban tidak ada CCTV. Saksi juga sangat minim,” ungkap Andi.
Bahkan setelah dilakukan penelusuran di lingkungan sekitar, kamera pengawas yang ada di beberapa rumah warga tidak mengarah langsung ke lokasi kejadian.
“Untuk di lingkungan sekitar juga tidak ada yang menangkap gambar terduga pelaku. Semua CCTV mengarah ke pekarangan masing-masing rumah,” jelasnya.
Meski begitu, polisi tetap berupaya mengumpulkan berbagai petunjuk dari lokasi kejadian maupun keterangan sejumlah warga sekitar. (rez)











