RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kemacetan panjang di Jalan Siliwangi Narogong yang diduga dipicu antrean truk sampah menuju TPST Bantargebang menuai sorotan DPRD Kota Bekasi. Dewan meminta persoalan tersebut segera ditangani karena dinilai merugikan masyarakat dan mengganggu aktivitas di jalur utama tersebut.
Anggota DPRD Kota Bekasi, Anton, mengaku menerima banyak aduan warga terkait kemacetan yang terjadi di ruas jalan tersebut, terutama pada jam-jam sibuk.
“Harus cepat diperbaiki agar lalu lintas tidak macet panjang seperti ini,” kata Anton, Kamis (12/3).
Menurutnya, antrean truk sampah milik Pemerintah Provinsi Jakarta yang mengular hingga ke badan jalan diduga menjadi pemicu utama kemacetan. Karena itu, pengelolaan operasional di TPST Bantargebang perlu segera dibenahi agar antrean tidak meluber ke jalan raya.
Anton juga menilai kemacetan yang terjadi tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat yang melintas di jalur tersebut.
“Kemacetan terjadi dari arah Cileungsi maupun Cipendawa. Kondisi seperti ini tentu menimbulkan kerugian besar,” ujarnya.
Sementara itu, pengendara mengaku arus lalu lintas sudah tersendat sejak kawasan Flyover Cipendawa, Rawalumbu. Kepadatan semakin terasa saat memasuki Jalan Raya Siliwangi Narogong di wilayah Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang.
Pantauan di lapangan menunjukkan deretan truk sampah terparkir memanjang di sisi kiri jalan menuju TPST Bantargebang. Kondisi tersebut membuat ruang jalan menyempit sehingga kendaraan lain harus bergantian melintas.
“Sangat menyulitkan pengendara, macetnya panjang,” keluh salah satu pengguna jalan, Alvin (22).
Kemacetan diperparah oleh padatnya kendaraan yang melintas di jalur tersebut, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi hingga kendaraan berdimensi besar. (sur)











