Berita Bekasi Nomor Satu

Surat yang Putuskan Dokter Kamelia Ternyata Bukan dari Ammar Zoni, Ada Teror Misterius!

Dokter Kamelia dan Ammar Zoni. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kisah asmara antara aktor Ammar Zoni dan dokter Kamelia sempat menjadi sorotan publik setelah muncul kabar mengejutkan bahwa hubungan mereka berakhir secara tidak biasa. Kabar tersebut mencuat pada 5 Maret lalu, ketika dr. Kamelia mengaku menerima pesan yang diduga sebagai bentuk pemutusan hubungan dari Ammar Zoni melalui sebuah surat.

Namun, setelah beberapa hari dipenuhi spekulasi dan tanda tanya, misteri di balik surat tersebut akhirnya mulai menemukan titik terang.

Kepastian itu terungkap ketika dr. Kamelia hadir langsung dalam sidang pembacaan tuntutan terhadap Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 12 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kamelia mengonfirmasi bahwa surat yang sempat membuatnya merasa dicampakkan ternyata bukan berasal dari Ammar Zoni.

Sebelumnya, Kamelia mengaku menerima pesan WhatsApp dari Aditya Zoni, adik Ammar. Pesan tersebut berisi foto sepucuk surat yang disebut-sebut ditulis oleh Ammar. Dalam isi surat itu, Kamelia diminta untuk tidak lagi ikut campur dalam urusan hukum yang sedang dihadapi sang aktor.

Isi surat tersebut membuat Kamelia sempat merasa sedih dan pasrah. Ia mengira kekasihnya benar-benar ingin menjauh di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi. Meski begitu, di dalam hatinya tetap muncul keraguan karena ia merasa Ammar bukan sosok yang tega mengakhiri hubungan dengan cara seperti itu.

Keraguan tersebut akhirnya terjawab ketika Kamelia bertemu langsung dengan Ammar Zoni di pengadilan.

Menurut Kamelia, Ammar secara tegas membantah bahwa surat tersebut berasal darinya. Sang aktor bahkan menyebut adanya pihak luar yang diduga sengaja menyebarkan pesan-pesan yang mengatasnamakan dirinya.

“Bang Ammar sudah bilang kalau suratnya bukan dari dia. Jadi ada yang meneror,” ujar dr. Kamelia kepada awak media usai sidang.

Ia juga menegaskan bahwa klarifikasi tersebut didapatkan langsung dari Ammar dalam pertemuan singkat di area pengadilan.

“Tadi saya sudah konfirmasi langsung ke Bang Ammar, dan intinya dia bilang itu bukan dari dia,” lanjutnya.

Usai sidang pembacaan tuntutan yang menyebutkan hukuman sembilan tahun penjara terhadap Ammar, sang aktor terlihat menghampiri Kamelia. Dalam momen tersebut, Ammar sempat melontarkan pertanyaan yang cukup menyentuh kepada sang dokter.

Baca Juga: Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara dalam Kasus Narkoba di Rutan Salemba dan Denda Rp500 Juta

“Kamu masih mau sama aku?” tanya Ammar.

Namun Kamelia tidak langsung menjawab pertanyaan tersebut. Ia justru berusaha menenangkan Ammar dan memintanya untuk tetap bersabar menghadapi proses hukum yang masih berjalan.

Menurut Kamelia, keputusan akhir belum ditentukan karena masih ada tahapan pembelaan sebelum hakim menjatuhkan vonis.

“Nanti kan masih ada putusan dari hakim,” ujar dokter yang diketahui merupakan janda satu anak tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Ammar juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan pernyataan apa pun mengenai kelanjutan hubungannya dengan Kamelia, apalagi sampai memutuskan hubungan melalui surat.

“Jangan sampai salah paham seperti ini. Semua pernyataan yang aku buat itu tidak ada pernyataan-pernyataan seperti itu,” tegas Ammar.

Lebih lanjut, Ammar menjelaskan kepada Kamelia bahwa pesan-pesan yang mengatasnamakan dirinya kemungkinan merupakan bentuk teror dari pihak tak dikenal yang ingin memperkeruh situasi.

Tak hanya Kamelia, keluarga Ammar pun disebut-sebut turut menjadi sasaran intimidasi dari oknum yang sama.

“Intinya Bang Ammar bilang ada yang meneror. Bukan cuma saya, tapi keluarga saya juga kena teror setiap hari. Makanya tadi saya langsung tanya kebenarannya,” kata Kamelia.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab kecurigaan awal Kamelia yang sempat menduga bahwa surat itu dibuat atau dikirim oleh Aditya Zoni untuk menjauhkannya dari sang kakak. Kini, setelah mendapat penjelasan langsung dari Ammar, Kamelia memastikan bahwa dugaan tersebut tidak benar. (ce2)