Berita Bekasi Nomor Satu

Microsleep Bisa Fatal! Begini Cara Tetap Fokus Saat Mudik Jarak Jauh di Libur Lebaran 2026

Ilustrasi Mudik Lebaran 2026. Foto: Freepik

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak umat Muslim mulai menyiapkan diri untuk mudik ke kampung halaman. Perjalanan ini tak hanya tentang persiapan logistik, tetapi juga kesiapan fisik dan mental, terutama bagi mereka yang menempuh jarak jauh menggunakan kendaraan pribadi.

Salah satu risiko yang kerap muncul adalah microsleep, tidur singkat secara tidak sadar yang bisa membahayakan pengemudi. Microsleep biasanya berlangsung beberapa detik, bahkan hingga 30 detik, saat seseorang seharusnya tetap terjaga.

Meski mata terlihat terbuka atau setengah tertutup, otak pengemudi sesaat “tertidur”. Kondisi ini sering terjadi karena kelelahan atau kurang tidur, dan risiko meningkat saat menyetir dalam keadaan berpuasa, karena fokus mudah hilang dan kantuk datang.

Berikut beberapa tips yang bisa membantu Insertizen tetap aman dan fokus selama perjalanan mudik:

1. Jaga Kondisi Tubuh

Kesehatan fisik adalah modal utama sebelum melakukan perjalanan jauh. Pastikan tubuh dalam kondisi prima, konsumsi makanan bergizi, dan rutin mengonsumsi vitamin untuk menjaga stamina selama berkendara.

2. Istirahat yang Cukup

Hindari begadang menjelang mudik. Tubuh yang cukup tidur akan mengurangi risiko kantuk saat menyetir. Idealnya, tidur minimal 7–8 jam sebelum hari perjalanan agar tetap segar di jalan.

Baca Juga: Trik Menjawab Pertanyaan Keluarga Soal ‘Kapan Nikah’ Tanpa Canggung Saat Lebaran

3. Cegah Kebosanan

Kebosanan sering memicu kantuk saat perjalanan. Anda bisa menyiapkan playlist musik favorit, mendengarkan radio, atau mengajak anggota keluarga mengobrol agar tetap terjaga. Pastikan volume musik aman agar tidak mengganggu konsentrasi.

4. Peregangan Ringan

Selama perjalanan jauh, manfaatkan waktu istirahat untuk melakukan peregangan ringan. Gerakkan bahu, leher, tangan, dan kaki agar otot tidak tegang dan aliran darah tetap lancar.

5. Buat Jadwal Perjalanan

Merencanakan jadwal perjalanan sangat penting. Disarankan berkendara maksimal 4 jam berturut-turut, kemudian istirahat minimal 30 menit. Hal ini membantu pengemudi memulihkan konsentrasi dan menjaga fokus di jalan.

6. Bergantian Mengemudi

Jika mulai merasa lelah atau mengantuk, cobalah bergantian mengemudi dengan anggota keluarga lain. Cara ini dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat microsleep dan memastikan perjalanan tetap aman.

Dengan persiapan yang tepat, mudik dapat berlangsung lebih nyaman dan aman. Memperhatikan kondisi fisik, istirahat cukup, serta strategi mengemudi yang bijak menjadi kunci agar perjalanan jauh tetap menyenangkan dan risiko microsleep dapat diminimalkan. (ce2)