Berita Bekasi Nomor Satu

Remaja Asal Bekasi Tewas Terseret Ombak di Pantai Karangbolong Kebumen

Polres Kebumen bersama dengan orangtua korban tenggelam. FOTO: HUMAS POLRES KEBUMEN

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Seorang remaja bernama Condro Aji Wicaksono (18), warga Cibitung, Kabupaten Bekasi, tewas setelah terseret gelombang laut di Pantai Karangbolong, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Minggu (22/3) sore.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB saat korban tengah bermain air di tepi pantai bersama pengunjung lainnya.

Menurutnya, saat itu sejumlah wisatawan berada di sekitar bibir pantai dan area karang. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret beberapa orang yang berada di lokasi.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, saat itu sejumlah pengunjung tengah berada di sekitar bibir pantai dan karang. Kemudian datang ombak besar yang menarik para wisatawan tengah,” terang Kapolres, Senin (23/3), dalam keterangannya kepada wartawan.

Seorang saksi mata, Yuga Natha Aswangga, melihat dua orang terbawa arus dan langsung berupaya memberikan pertolongan bersama pengunjung lainnya.

Dalam proses evakuasi, adik korban yang masih berusia 6 tahun berhasil diselamatkan lebih dahulu, setelah korban sempat meminta agar adiknya ditolong terlebih dahulu. Sementara itu, korban terseret arus laut dan ditemukan sekitar 15 menit kemudian dalam kondisi tidak sadarkan diri di pinggir pantai.

Tim SAR bersama petugas kepolisian yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Selanjutnya, korban dibawa ke RSU PKU Muhammadiyah Gombong. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Kondisi korban mengarah pada kekurangan oksigen akibat tenggelam. Korban diduga terseret arus bawah hingga sejauh kurang lebih 30 meter dari garis pantai.

Atas kejadian tersebut, Kapolres mengimbau para wisatawan untuk lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai dan tidak bermain terlalu ke tengah.

“Kami juga mengingatkan para orangtua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di pantai dengan karakter ombak besar seperti Pantai Karangbolong,” pungkasnya. (oke)