RADARBEKASI.ID, BEKASI – Euforia Lebaran mendongkrak kunjungan ke mal di Kota Bekasi. Namun di balik lonjakan hingga 40 persen, geliat belanja warga dinilai belum sepenuhnya pulih.
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Bekasi, Djaelani, mengungkapkan peningkatan traffic mulai terasa sejak H-3 hingga H+1 Idulfitri 2026.
“Rata-rata kenaikan di H-3 sekitar 20 persen dari kondisi normal. Sementara H+1 bisa naik 20 hingga 40 persen,” ujarnya.
Lonjakan ini dipicu gencarnya promo dari tenant, mulai dari diskon besar hingga program “buy one get one” serta peluncuran produk baru yang menarik minat pengunjung.
Meski begitu, peningkatan tidak terjadi merata di seluruh pusat perbelanjaan. Sejumlah mal hanya mencatat kenaikan tipis.
“Ada juga mal yang peningkatannya hanya sekitar lima persen,” katanya.
Djaelani menilai, kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa daya beli masyarakat masih fluktuatif, sehingga belum semua pusat perbelanjaan merasakan dampak positif secara maksimal.
“Ini menunjukkan daya beli belum stabil,” tambahnya. (sur)











