RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi memperkirakan jumlah pendatang baru pascalebaran 2026 tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Arus urbanisasi usai mudik diprediksi berada di kisaran 4 ribu hingga 5.000 jiwa.
Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat, mengungkapkan bahwa pada 2025 jumlah pendatang dalam satu bulan pascalebaran mencapai 4.707 jiwa.
“Terhitung satu bulan pasca lebaran di 2025 sebanyak 4.707 jiwa. (Tahun ini) kemungkinan di sekitar 4 sampai 5 ribu jiwa,” ungkap Taufiq.
Data migrasi penduduk yang masuk ke Kota Bekasi pada awal 2025 dan 2026 juga menunjukkan angka yang relatif stabil. Pada Januari dan Februari 2025, tercatat masing-masing 4.966 dan 5.185 jiwa. Sementara pada 2026, jumlah pendatang mencapai 5.040 jiwa pada Januari dan 4.084 jiwa pada Februari.
Berdasarkan data tersebut, pergerakan penduduk di Kota Bekasi terjadi setiap bulan dan tidak hanya meningkat pada momentum pascalebaran. Bahkan, pada tahun lalu, jumlah pendatang cenderung tinggi pada pertengahan tahun.
Taufiq mengingatkan warga pendatang yang berencana tinggal kurang dari satu tahun agar tetap melapor. Terlebih bagi yang ingin menetap dalam jangka waktu lama.
“Prinsip pelayanan administrasi kependudukan saat ini memang menuntut kesadaran warga. Nantinya kita tinggal melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran warga agar mengupdate Adminduknya saja,” tambahnya. (sur)











