Berita Bekasi Nomor Satu

Puluhan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang di Cikarang

TERDAMPAK ANGIN KENCANG: Petugas gabungan melihat kondisi rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang di Desa Cicau, Cikarang Pusat, Selasa (31/3). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Puluhan rumah warga di Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, dan Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, dilaporkan mengalami kerusakan terdampak angin kencang disertai hujan deras, Senin (30/3).

Sekretaris Desa Cicau, Narto, mengungkapkan sebanyak 16 rumah warga di wilayahnya terdampak peristiwa tersebut.

“Ada yang rusak karena tertiup angin dan ada juga beberapa yang tertimpa pohon tumbang,” ucap Narto, Selasa (31/03).

Menurutnya, kerusakan paling parah terjadi di Kampung Cicau PLN, RT 02 RW 05. Di lokasi itu, sebuah rumah yang dihuni dua kepala keluarga mengalami kerusakan berat setelah rangka dan material atap bagian depan serta dapur tersapu angin.

Seorang penghuni rumah, Sarwan (51), menuturkan bahwa insiden itu berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB bersamaan dengan turunnya hujan lebat disertai angin kencang.

“Kejadiannya pas hujan, kebetulan kita sekeluarga lagi kumpul semua. Awalnya kita nggak sadar ada angin puting beliung, baru sadar pas kayu (rangka atap) kebawa angin,” ujar Sarwan.

Akibat kuatnya angin, atap rumahnya terlepas seluruhnya. Ia mengaku sempat panik, terutama karena kondisi orangtuanya yang sedang sakit.

“Sempet panik, karena orangtua juga lagi sakit akhirnya terpaksa kita evakuasi meskipun pas kejadian anginnya juga cuma sebentar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Dodi Supriyadi, menyebut sejumlah rumah warga di dua desa terdampak angin kencang.

“Berdasarkan laporan sementara dari kecamatan, di Desa Cicau yang terdampak ada 16 rumah. Sementara di Desa Ciantra sebanyak 11 rumah dengan kategori kerusakan ringan hingga sedang,” kata Dodi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak melalui koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan. Ia memastikan tidak ada korban akibat peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah saat kejadian tidak ada korban luka maupun jiwa,” pungkasnya. (ris)