RADARBEKASI.ID, BEKASI – Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola SPBE PT Indogas Andalan Kita selaku mitra untuk bertanggung jawab atas kebakaran besar di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
Ia mengatakan, pihaknya berjanji akan memberikan ganti rugi kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
“Yang pasti kami sudah berkoordinasi dengan pihak SPBE bahwa untuk penanganan pascainsiden terutama korban yang terdampak, lalu juga warga sekitar yang terdampak, kan ada rumah juga itu akan bertanggung jawab penuh,” ujar Susanto di lokasi kejadian, pada Kamis, (2/4).
BACA JUGA: Wakil Wali Kota Bekasi: Tidak Ada Korban Meninggal dalam Kebakaran SPBE di Cimuning
Selain itu, Susanto menegaskan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak terkait.
“Dan yang pasti kepada korban yang terdampak, kita akan lakukan penanganan medisnya yang terbaik dengan membiayai para korban,” janjinya.
Selain itu, pihaknya bersama Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan pendataan serta peninjauan langsung di lapangan. Proses ini melibatkan unsur RT, RW hingga lurah untuk memastikan kondisi serta tingkat kerusakan bangunan warga.
“Ini kan harus dilihat dulu, kita harus bekerja sama sama pemerintah setempat mungkin ada RT, RW, lurah, untuk mengirim identifikasi dan kita juga akan lihat kerusakannya seperti apa,” tuturnya.
“Artinya di pasca, setelah ini pendinginan selesai, kita akan melakukan komunikasi dengan warga bersama pihak SPBE untuk memastikan mana-mana saja yang terdampak dan kita bisa lakukan penanganan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Susanto menjelaskan bahwa SPBE merupakan fasilitas pengisian bulk elpiji yang berfungsi sebagai tempat pengisian elpiji sebelum didistribusikan. Dari lokasi tersebut, gas kemudian diangkut oleh mobil agen untuk disalurkan ke berbagai pangkalan di wilayah Bekasi.
“Jadi ini SPBE ini stasiun pengisian bulk elpiji di sini itu tempat pengisiannya LPG, lalu nanti itu diangkut oleh mobil agen dan agen itu menyebarkan ke pangkalan-pangkalan,” pungkasnya. (zak)











