Berita Bekasi Nomor Satu

Pesan Haru Jisung NCT untuk Mark Lee yang Hengkang dari NCT dan SM Entertainment

Potret Jisung dan Mark Lee NCT. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kabar hengkangnya Mark Lee dari unitnya memang masih menyisakan rasa sesak di hati para penggemar. Setelah SM Entertainment merilis pengumuman resmi, satu per satu member mulai buka suara, mencoba memproses perasaan mereka bersama-sama dengan fans.

Di tengah suasana yang masih sensitif ini, pesan panjang dari sang maknae, Jisung, mendadak jadi sorotan utama. Melalui platform Bubble, Jisung menuliskan surat yang begitu emosional hingga sukses membuat NCTzens (sebutan fans NCT) ikut terharu.

Jisung membuka pesannya bukan dengan kesedihannya sendiri, melainkan dengan rasa khawatir pada kondisi mental para penggemar. Ia mengaku nggak tega melihat banyak fans yang merasa terpukul.

“Ini adalah malam yang membuatku khawatir tentang NCTzens. Melihat betapa kalian menderita sangat sulit bagiku juga,” tulisnya, dikutip dari Allkpop pada Senin (6/4).

Menariknya, Jisung sebenarnya sempat ingin menyapa fans lewat live streaming. Namun, ia mengurungkan niat tersebut karena takut salah bicara. Di tengah situasi yang sedang “panas,” ia khawatir pesan tulusnya malah disalahartikan.

Secara jujur, Jisung mengakui bahwa ia sempat merasa kesal dengan situasi yang terjadi. Wajar saja, mengingat betapa dekatnya hubungan para member. Namun, seiring berjalannya waktu, sudut pandang Jisung mulai berubah.

Ia mencoba menyelami posisi Mark, memahami usaha, serta pertimbangan berat yang mungkin tidak pernah diketahui publik.

Baca Juga: 10 Tahun Berakhir, Mark Lee Pilih Hengkang dari SM Entertainment

Bagi Jisung, mendukung orang tersayang jauh lebih penting daripada memelihara rasa kecewa. Itulah alasannya memilih untuk tetap berdiri di belakang Mark, meski dari kejauhan.

Bagian paling menyentuh dari surat tersebut adalah saat Jisung berbicara tentang konsep perpisahan. Kalimatnya terasa begitu dalam dan dewasa untuk usianya:

“Tidak ada yang abadi, tetapi seperti halnya cinta adalah keinginan agar sesuatu bertahan selamanya, saya pikir melepaskan seseorang bahkan ketika Anda tidak menginginkannya juga merupakan bentuk cinta.”

Pesan ini seolah menjadi pengingat bagi fans bahwa merelakan Mark bukan berarti berhenti mencintai, melainkan bentuk dukungan tertinggi untuk kebahagiaan sang idola di masa depan.

Jisung sadar betul bahwa dalam badai ini, penggemarlah yang paling terluka. Lewat surat ini, ia berharap bisa menjadi “obat penawar” yang sedikit mengurangi rasa sakit itu.

Di akhir pesannya, ia menyelipkan doa agar para penggemar tetap menjaga kesehatan dan berharap suatu saat nanti, semua orang bisa melihat kenangan ini dengan perasaan yang lebih hangat dan lapang dada. (MNA)