RADARBEKASI.ID, BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi tak main-main membentuk aparatur. Program orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu digelar April–Agustus 2026 dan ditegaskan sebagai syarat utama penilaian kinerja.
Camat Bekasi Barat, Sudarsono, menyebut orientasi ini menjadi gerbang awal mencetak ASN profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan.
“Ini bukan sekadar pembekalan, tapi fondasi kerja mereka sebagai pelayan publik,” tegasnya, Senin (6/4).
Senada, Plt Kepala BKPSDM Kota Bekasi, Arief Maulana, menekankan program ini dirancang menanamkan nilai, membentuk karakter, sekaligus mengerek etos kerja pegawai. “Bukan formalitas. Ini pembentukan sikap, perilaku, dan integritas ASN,” ujarnya.
Agar pelayanan publik tak lumpuh, orientasi dibagi dalam 10 gelombang. Sistem pembelajaran pun dibuat adaptif. Seperti, peserta wajib mengikuti MOOC selama dua pekan, dilanjutkan pendalaman materi daring selama tiga hari.(zak)











