RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Isu tentang sosok ayah biologis Ressa Rizky Rossano kembali jadi perbincangan hangat di media sosial. Putra sulung dari Denada Tambunan ini belakangan membuat publik penasaran setelah mengungkap bahwa dirinya sudah mengetahui identitas sang ayah.
Hal itu disampaikan Ressa, yang kini berusia 24 tahun, saat melakukan live streaming belum lama ini. Dengan santai, ia menyebut bahwa dirinya sebenarnya sudah mengetahui siapa sosok ayah kandungnya. Namun, ia memilih untuk tidak mengungkapkannya secara terang-terangan.
“Ressa sudah tahu kok siapa bapak kandung saya. Kalau saya kasih clue, nanti netizen pasti langsung tahu,” ujarnya sambil tertawa dalam video yang kemudian ramai dibagikan ulang di media sosial.
Meski awalnya terkesan menutup rapat, rasa penasaran warganet akhirnya sedikit terjawab ketika Ressa memberikan petunjuk singkat. Ia hanya menyebut satu hal: pria tersebut berasal dari Aceh.
“Cluenya, orang Aceh. Sudah, itu saja petunjuknya,” tambahnya.
Alih-alih meredam spekulasi, pernyataan itu justru membuat publik semakin ramai berspekulasi. Sejumlah nama pun kembali dikaitkan, termasuk Teuku Ryan yang sebelumnya juga sempat disebut-sebut dalam rumor serupa.
Namun, teka-teki ini sebenarnya bukan hal baru. Dalam sebuah perbincangan di podcast milik Feni Rose pada pertengahan Maret 2026, Denada sudah lebih dulu memberikan klarifikasi tegas.
Ia membantah berbagai spekulasi yang mengaitkan sejumlah pria, termasuk Teuku Ryan, sebagai ayah kandung Ressa.
Baca Juga: Jennifer Coppen Spill Rencana Nikah dengan Justin Hubner, Tegaskan Pasti Digelar di Indonesia!
“Astagfirullahaladzim, bukan mereka! Ada deh. Yang pasti, aku tahu siapa bapaknya dan laki-laki itu juga tahu soal Ressa,” ungkap Denada dalam podcast tersebut.
Lebih lanjut, Denada menjelaskan bahwa pria yang dimaksud memilih untuk tidak terlibat dalam kehidupan anaknya. Menurutnya, keputusan itu sudah jelas sejak awal, sehingga ia merasa tidak perlu lagi membahasnya ke publik.
“Jadi, untuk apa dibahas lagi? Kan dia yang tidak mau terlibat. Saat itu, aku memutuskan untuk mempertahankan dan melahirkan Ressa, dengan atau tanpa bapak kandungnya,” tuturnya.
Sebagai seorang ibu, Denada menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Ia memilih untuk membesarkan Ressa sendiri tanpa bergantung pada sosok ayah biologisnya.
Meski demikian, Denada tetap membuka kemungkinan jika suatu saat nanti pria tersebut berubah pikiran. Ia mengaku tidak akan menghalangi apabila ayah kandung Ressa ingin hadir dan mengenal anaknya lebih dekat di masa depan.
Kisah ini pun menjadi pengingat bahwa di balik sorotan publik, ada dinamika keluarga yang tidak selalu sederhana. Di satu sisi, rasa penasaran publik terus tumbuh. Namun di sisi lain, ada batasan privasi yang tetap ingin dijaga oleh mereka yang menjalaninya. (MNA)











