Berita Bekasi Nomor Satu

Siswa SMKN 15 Kota Bekasi Meninggal di RSCM, Korban Kebakaran SPBE Cimuning

Garis polisi terpasang di rumah yang hangus pascakebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Seorang siswa SMKN 15 Kota Bekasi meninggal dunia setelah menjalani menjadi korban luka dalam kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (1/4).

Kabar duka itu dibenarkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Penjamin Mutu SMKN 15 Kota Bekasi, Dhani Irawan.

“Ya, benar,” ujarnya saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Rabu (8/4).

Siswa tersebut bernama Rahmatullah Sapta Prihantono, dari kelas X Teknik Mesin 1. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Selasa (7/4) setelah menjalani perawatan intensif.

Rahmatullah menjadi korban bersama ayah dan tiga kakaknya. Saat ini, ayah serta ketiga kakaknya masih menjalani perawatan di RS Citra Arafiq dan RSUD Kabupaten Bekasi.

“Rumahnya dekat SPBE, rusak terdampak ledakan dan terbakar. Untuk ibunya, saya kurang tahu keberadaannya saat kejadian,” katanya.

Ia menyebut Rahmatullah dikenal sebagai siswa pendiam dan berperilaku baik di lingkungan sekolah.

Sebelumnya, dua orang juga dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut. Suyadi (62) meninggal pada Minggu (5/4), sementara Jaimun (61) meninggal pada Senin (6/4). Keduanya mengalami luka bakar lebih dari 90 persen. (oke)