Berita Bekasi Nomor Satu

Kakak Susul Adik Meninggal akibat Kebakaran SPBE Cimuning, Dimakamkan Berdampingan

Warga dan keluarga mengiringi prosesi pemakaman Aulia korban kebakaran SPBE Cimuning di TPU Bulak, Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (9/4). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Aulia Putri Budiastuti menyusul sang adik meninggal akibat kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning. Jenazahnya dimakamkan Kamis (9/4) di Tempat Pemakaman Umum Bulak, Kampung Pabuaran, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Jenazah Aulia dikebumikan di samping makam sang adik, Sapta Prihantono. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (1/4) lalu menimpa satu keluarga. Kosasih, ayah, dan empat anaknya, Aulia, Sapta, Dimas, dan Fajar, terdampak langsung.

Sang istri, Isni, saat itu sedang menjalani terapi di luar rumah. Anak sulung mereka, Aris, sudah tidak tinggal serumah. Rumah keluarga ini tepat di seberang SPBE hangus terbakar akibat kobaran api yang disertai ledakan.

Ketua RT 01 RW 03 Kelurahan Cimuning, Anta Suryana, mengatakan Aulia mengembuskan napas terakhir akibat luka bakar serius yang dideritanya sejak insiden ledakan terjadi.

“Saya dapat informasi tadi jam 04.30 WIB telah meninggal atas nama Aulia Putri Budiasti dari pasien RSUD Kabupaten Bekasi dan almarhum mengalami luka bakar yang sangat serius juga,” kata Anta, Kamis (9/4).

“Jenazah Aulia dikebumikan di samping makam dari adiknya yakni Sapta,” jelas Anta.

Selain Sapta dan Aulia yang telah meninggal tiga anggota keluarga lainnya turut terdampak dalam insiden tersebut. Dua di antaranya, yakni Dimas Kurnianto kakak korban dan Kosasih ayah korban, hingga kini masih menjalani perawatan akibat luka bakar serius.

Sementara itu, Fajar, kakak lainnya, telah diperbolehkan pulang meski kondisinya masih lemah, dengan tangan diperban dan harus menggunakan kursi roda.

Dengan meninggalnya Aulia, total korban jiwa dalam peristiwa kebakaran SPBE Cimuning kini menjadi empat orang.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe turut melayat ke rumah duka di kawasan Mahkota Cimuning, Mustika Jaya.

Ia menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban serta menyerahkan santunan.

“Kami merasakan duka yang amat dalam atas peristiwa tersebut, bersama kita mendoakan korban. Keluarga yang ditinggalkan dapat diberi ketabahan oleh Allah SWT,” ujar Harris.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bekasi bergerak cepat merespons insiden tersebut melalui langkah evaluasi menyeluruh hingga rencana relokasi SPBE demi keselamatan warga.

“Hari ini juga kita lakukan konsolidasi pasca kejadian tragedi tersebut, seluruh pihak kita panggil untuk melakukan evaluasi,” pungkasnya (rez)