RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Bekasi menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi sebagai langkah tepat.
Hal ini dinilai penting, terutama di tengah dinamika geopolitik global dan konflik di Timur Tengah yang memicu kelangkaan BBM di sejumlah negara serta menimbulkan ketidakpastian ekonomi.
“Hari ini terkait kondisi global, di negara lain sudah banyak yang kolap, bahkan di negara-negara maju sudah banyak yang kolap dan di Indonesia belum, tapi dengan catatan harus efisiensi,” ujar Bendahara DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin, kepada Radar Bekasi, Kamis (9/4).
Pria yang akrab disapa Iwang itu menyampaikan, salah satu upaya efisiensi dilakukan melalui pengurangan mobilitas pegawai swasta maupun negeri dengan penerapan work from home (WFH). Hal ini dilakukan sebagai langkah menghemat BBM.
“Salah satu pengurangan mobilitas adalah mengurangi jam kerja pegawai swasta maupun negeri. Itu bisa mengurangi efektivitas dan mobilitas, apalagi yang rumahnya jauh, satu mobil bisa mengurangi sekitar lima atau sepuluh liter per hari,” ungkapnya.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Gerindra ini juga mengajak pengurus partai dan konstituen untuk hidup sederhana. Berkendara disarankan hanya untuk urusan penting, mendesak, atau kegiatan rutin ke tempat kerja, dan sebaiknya menghindari perjalanan jauh sebagai upaya penghematan.
“Ini hal-hal yang memang menjadi pola hidup sederhana buat setiap orang, dan ini kita lakukan juga ke teman-teman partai, teman-teman kepengurusan kader, bahwa kita bukan pegawai, kita juga harus ikut arahan dari pemerintah supaya tidak mengurangi konsumsi BBM yang besar,” jelasnya. (adv/pra)











