RADARBEKASI.ID, NEW YORK – Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM menyatakan akan memblokade seluruh lalu lintas maritim yang masuk maupun keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran.
Langkah blokade itu mulai diberlakukan pada Senin pukul 14.00 GMT atau sekitar pukul 21.00 WIB.
“Pasukan Komando Pusat AS (CENTCOM) akan mulai menerapkan blokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran pada 13 April, pukul 10.00 pagi ET (14.00 GMT), sesuai dengan proklamasi Presiden (Donald Trump),” kata komando tersebut dalam sebuah pernyataan dikutip dari JPNN.
CENTCOM menegaskan kebijakan itu akan berlaku penuh terhadap seluruh kapal dari berbagai negara yang hendak masuk ataupun keluar dari wilayah pelabuhan Iran.
Kebijakan tersebut juga mencakup seluruh pelabuhan Iran yang berada di kawasan Teluk Arab maupun Teluk Oman.
BACA JUGA: Kejiwaan Iran
“Pasukan CENTCOM tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz dengan rute pelabuhan non-Iran,” demikian pernyataan CENTCOM.
Sebelumnya, upaya perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang dimediasi Pakistan dilaporkan masih menemui jalan buntu. Meski ada titik temu pada beberapa persoalan, kedua negara tetap berbeda pandangan dalam dua hingga tiga isu penting sehingga pembicaraan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyebut perbedaan pandangan tersebut menjadi faktor utama gagalnya negosiasi.
“Kami mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, namun pandangan kami berbeda pada dua atau tiga isu penting, dan pada akhirnya pembicaraan tidak menghasilkan kesepakatan,” kata Baghaei seperti dikutip kantor berita Mehr, dilansir dari JawaPos.
Iran dan AS diketahui menggelar pembicaraan di Islamabad pada Sabtu (11/4/2026), setelah Presiden AS Donald Trump pada Rabu (8/4/2026) malam mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan dengan Teheran.
Namun pada Minggu (12/4/2026) pagi, pimpinan delegasi AS yang juga Wakil Presiden J.D. Vance menyampaikan bahwa perundingan panjang tersebut tidak menghasilkan kesepakatan. (zak)











