RADARBEKASI.ID,BEKASI- Kontingen Indonesia kembali menambah medali emas di Asian Games 2026. Kali ini medali emas datang dari cabang olahraga panahan yang dipersembahkan Nurisa Dian Ashrifah.
Nurisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia pada nomor compound women’s individual Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Medali emas kelima bagi Indonesia itu sekaligus jadi catatan sejarah bagi cabor panahan. Ya, medali emas tersebut pertama kali diraih cabor panahan, sepanjang keikutsertaan di Asian Games.
Sebelumnya, prestasi terbaik Indonesia di panahan adalah medali perak yang diraih Tatang Budiman, Donald Pandiangan, dan Suradi Rukimin pada nomor beregu recurve putra di Asian Games 1982.
Medali perak juga diraih tim beregu recurve putri melalui Danahuri Dahliana, Rusena Gelanteh, dan Purnama Pandiangan pada Asian Games 1994. Sementara pada Asian Games 2018, Diananda Choirunisa menyumbangkan perak dari nomor individual recurve putri.
Sepanjang pertandingan partai final di Aichi-Nagoya 2026, Nurisa menunjukkan kualitasnya. Lewat akurasi dan ketenangannya, Nurisa berhasil menancapkan anak panah tepat di area 10 poin. Hasil di momen penentu itu sekaligus mengamankan kemenangan atas atlet Filipina.
Emas Nurisa sekaligus menambah koleksi emas Indonesia menjadi lima keping. Sebelumnya, Indonesia telah meraih emas melalui beregu bulu tangkis putra, ganda putra Leo Carnando/Daniel Marthin, angkat besi kelas 75 kg putra Rahmat Erwin Abdullah, serta panjat tebing speed putri Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Perjuangan kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya masih berlanjut. Sejumlah atlet Merah Putih masih memiliki peluang menambah medali. (one)











