RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik setelah rekaman video call pribadi mereka viral di media sosial.
Di tengah konflik yang masih berlangsung, Ruben mengungkapkan bahwa sejumlah teman dan merek yang menjalin kerja sama dengannya turut menjadi sasaran serangan buzzer.
Pengakuan tersebut disampaikan Ruben melalui unggahan di akun media sosial pribadinya. Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang diduga mengerahkan buzzer untuk menyerang akun milik teman-temannya serta merek yang bekerja sama dengannya, meskipun mereka tidak memiliki kaitan langsung dengan persoalan pribadinya.
Dalam unggahannya, Ruben menilai tindakan tersebut tidak seharusnya dilakukan karena dapat merugikan orang-orang yang berada di sekitarnya.
“Pagi ini serang2 sana sini, temen2 saya dan Brand2 yg bekerjasama dgn saya atas tuduhan Keji dan sadis dari oknum yg mengerahkan buzzer2 untuk mengintimidasi account2 teman2 saya, juga Brand yg saya rasa tidak ada kaitan nya dlm permasalahan ini untuk membenci saya,” tulis Ruben Onsu, dikutip dari Instagram, Rabu (14/10/2026).
Ruben Onsu Akui Kondisi Mental Terganggu akibat Hujatan
Tak hanya mengungkap dugaan serangan terhadap orang-orang di sekitarnya, Ruben juga mencurahkan isi hatinya mengenai dampak komentar negatif yang diterimanya selama menghadapi persoalan tersebut.
Presenter itu mengaku sejumlah perkataan menyakitkan dari publik masih membekas dalam pikirannya. Situasi tersebut bahkan sempat membuatnya merasa terpuruk dan kehilangan kepercayaan diri.
Meski demikian, Ruben berusaha untuk tetap kuat dan menjalani aktivitas sehari-hari di tengah tekanan yang dirasakannya. Ia mengaku terus berupaya melawan pikiran negatif yang muncul akibat berbagai hinaan yang diterimanya.
“Padahal, semua itu berdampak pada kondisi mental saya. Ada kata-kata menyakitkan yang sulit saya lupakan, hingga terkadang membuat saya merasa terpuruk dan kehilangan rasa percaya diri. Namun, saya terus berusaha menguatkan diri, melawan pikiran-pikiran yang terus mengingatkan saya pada ucapan tersebut, dan memaksa diri untuk tetap semangat menjalani hari-hari saya,” ungkapnya.
Curahan hati tersebut memperlihatkan bahwa konflik yang tengah dihadapinya tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum dan keluarga, tetapi juga berdampak pada kondisi emosionalnya.
Tegaskan Tujuan ke Pengadilan Bukan untuk Menantang Sarwendah
Di tengah ramainya pemberitaan mengenai perseteruannya dengan Sarwendah, Ruben menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuhnya bukan bertujuan untuk menantang pihak mana pun.
Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin memperjuangkan hak sebagai ayah kandung agar dapat bertemu dengan anak-anaknya tanpa adanya persyaratan yang dinilainya tidak semestinya.
Ruben juga mempertanyakan beredarnya berbagai informasi mengenai dirinya yang menurutnya disampaikan dalam versi berbeda-beda. Ia berharap persoalan yang sedang dihadapinya dapat dipahami secara lebih objektif.
“Mengajukan persoalan ini ke pengadilan bukan berarti saya ingin menantang siapa pun. Saya hanya ingin memperjuangkan hak saya sebagai orang tua kandung untuk dapat bertemu dengan anak saya tanpa syarat yang tidak semestinya. Lalu, mengapa begitu banyak informasi tentang saya yang dibentuk dan disebarkan dengan berbagai versi?” tegasnya.
BAC JUGA:Awkarin Geram Disindir Aa Juju soal Karhutla Kalimantan, Kini Isyaratkan Bakal Layangkan Somasi!
Ruben turut menyayangkan keterlibatan teman-teman serta mitra bisnisnya dalam konflik tersebut. Menurutnya, mereka tidak seharusnya menerima hujatan maupun komentar negatif hanya karena memiliki hubungan pertemanan atau profesional dengannya.
Ia menilai persoalan rumah tangga yang sedang dihadapinya semestinya tidak menjadi alasan bagi pihak lain untuk menyerang orang-orang yang tidak terlibat langsung.
“Bukan hanya kepada saya, tetapi juga kepada teman-teman dan brand-brand yang bekerja sama dengan saya. Mereka menerima komentar-komentar yang menyudutkan, bahkan cacian yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Padahal, mereka tidak seharusnya ikut menanggung dampak dari persoalan pribadi yang sedang saya hadapi,” lanjut Ruben.
Ruben Ingin Konflik Diselesaikan dengan Baik demi Anak-anak
Meski menghadapi berbagai tekanan, Ruben menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjadikan kebencian sebagai alasan untuk terus memperpanjang konflik.
Ia berharap persoalan yang sedang berlangsung dapat menemukan jalan keluar terbaik bagi semua pihak, terutama anak-anak yang turut menjadi bagian dari permasalahan keluarga tersebut.
Bagi Ruben, langkah yang ditempuhnya saat ini merupakan upaya untuk memperjuangkan haknya sebagai orang tua sekaligus mencari penyelesaian yang adil.
“Saya memilih untuk tetap berjuang, bukan untuk memenangkan kebencian, melainkan untuk memperjuangkan hak saya dan mencari penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak, terutama bagi anak saya,” tutupnya.
Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah Berlanjut ke Jalur Hukum
Sebelumnya, Ruben Onsu dikabarkan telah melaporkan akun Instagram Sarwendah atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik dan akses ilegal. Laporan tersebut tercatat di Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026.
Laporan itu menambah rangkaian persoalan hukum yang melibatkan kedua figur publik tersebut. Selain laporan polisi, perkara mengenai hak asuh anak yang diajukan Ruben juga masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Di sisi lain, Sarwendah turut mengajukan gugatan terhadap Ruben terkait dugaan wanprestasi. Perkara tersebut saat ini masih berada pada tahap awal persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dengan sejumlah persoalan yang masih berjalan, hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik. Di tengah situasi tersebut, Ruben berharap permasalahan yang dihadapinya dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan dampak lebih luas bagi orang-orang di sekitarnya, khususnya anak-anak mereka. (mna)











