RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sudah satu bulan Grand Mal Bekasi tidak beroperasi. Pusat perbelanjaan yang berdiri sejak 1998 di Jalan Jenderal Sudirman ini resmi tutup sejak 1 Januari 2025.
Penelusuran di mesin pencarian menunjukkan status “tutup sementara”, sementara pantauan langsung di lokasi memperlihatkan seluruh tenant dalam mall telah berhenti beroperasi. Akses masuk utama ditutup, begitu juga dengan pintu-pintu lainnya.
Namun, beberapa gerai yang berada di luar area mall, seperti restoran dan bank, masih tetap melayani pelanggan.
Hingga kini, pihak pengelola Grand Mal belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan penutupan ini.
Senior Head Department Marketing Communication Grand Mal, Sufala Handri, hanya menyebut bahwa kawasan Grand Mal Bekasi masih beroperasi secara normal sebagai area komersial.
“Secara status, kawasan Grand Mal Bekasi masih operasional normal, dan kami terus memaksimalkan area sebagai Commercial Area,” ujarnya saat dikonfirmasi Radar Bekasi.
Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait operasional mall di dalamnya. Di media sosial, kabar penutupan Grand Mal memicu nostalgia warganet. Banyak yang mengenang masa kejayaan pusat perbelanjaan yang dulu dikenal sebagai mall ramah kantong ini.
Seperti Alfin (23), yang berharap Grand Mal kembali beroperasi.
“Dulu sering ke sana, tiap ada film baru pasti nonton di bioskopnya. Terakhir kali ke sana tahun 2019, sebelum pandemi,” ujarnya.
Selain bioskop, daya tarik utama Grand Mal bagi Alfin adalah harga yang terjangkau.
“Ya, karena ada bioskop dan murah. Di zaman itu sih murah ya,” tambahnya.(sur)











