RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kuota haji 2026 untuk Kota Bekasi masih menyisakan 1.634 orang. Pemerintah melalui Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bekasi mengimbau para jemaah cadangan untuk tidak menunda persiapan, terutama dalam melengkapi dokumen dan memenuhi syarat istithaah kesehatan.
Pasalnya, masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) tahap pertama telah ditutup pada 23 Desember lalu, sementara tahap kedua akan segera dibuka pada awal Januari 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Bekasi, Endang Saefudin, menyampaikan bahwa hingga penutupan tahap pertama, tingkat pelunasan BIPIH telah mencapai 68 persen.
Dari total kuota 5.056 jemaah, sebanyak 3.400 orang telah menyelesaikan pembayaran. Selain itu, terdapat 693 jemaah yang diproyeksikan akan melunasi pada tahap kedua, terdiri atas jemaah yang sebelumnya mengalami kendala sistem serta pendamping jemaah lanjut usia.
“Kami terus memantau pergerakan jemaah. Saat ini data kami menunjukkan ada 4.132 jemaah, terdiri dari 3.400 yang sudah melunasi, 580 gagal sistem, dan 113 pendamping lansia,” ujar Endang, Senin (29/12).
Ia menjelaskan, apabila seluruh jemaah tersebut menyelesaikan pelunasan pada tahap kedua, maka tingkat keterisian kuota haji Kota Bekasi akan mencapai 81,73 persen dari total kuota 5.056 jemaah. Selain itu, Kemenag juga telah menyiapkan kuota cadangan sebanyak 1.026 orang untuk mengantisipasi kemungkinan adanya jemaah yang batal berangkat.
“Jemaah cadangan sudah kami hubungi satu per satu. Jika semuanya bergerak, maka kuota bisa terpenuhi secara maksimal,” jelasnya.
Endang menegaskan bahwa jemaah cadangan memiliki peluang besar untuk berangkat tahun ini, asalkan segera melengkapi seluruh persyaratan yang ditentukan. Ia juga menekankan tidak adanya pungutan biaya apa pun di luar ketentuan resmi. Oleh karena itu, jemaah diminta waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Kemenag untuk meminta sejumlah uang.
Menurutnya, salah satu syarat terpenting yang harus segera dipenuhi adalah istithaah kesehatan. Pemeriksaan kesehatan menjadi penentu utama kelayakan jemaah sebelum pelunasan dilakukan.
“Kami terus memantau pergerakan istithaah kesehatan. Ini harus segera diselesaikan agar pada saat masuk tanggal 2 nanti, jemaah tidak lagi terkendala,” katanya.
Bagi jemaah cadangan yang telah menerima pemberitahuan dari Kemenag, mereka diminta segera datang ke kantor Kemenag Kota Bekasi untuk membuat surat pernyataan bermaterai serta melengkapi dokumen lain seperti pemeriksaan kesehatan, paspor, hingga pengurusan bio visa. Hingga siang kemarin, tercatat sebanyak 3.990 jemaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Endang berharap seluruh kuota haji tahun ini dapat terserap maksimal sehingga masa tunggu keberangkatan haji di Kota Bekasi bisa ditekan. Ia menilai optimalisasi kuota menjadi kunci untuk mengurangi antrean panjang yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Secara nasional, progres pelunasan BIPIH per 23 Desember tercatat mencapai 73,99 persen atau sebanyak 149.159 jemaah. Provinsi dengan tingkat pelunasan tertinggi adalah Kalimantan Tengah sebesar 88,88 persen, disusul Bangka Belitung 84,36 persen dan Sulawesi Selatan 84,28 persen.
Sementara itu, tiga provinsi dengan tingkat pelunasan terendah adalah Aceh 56,58 persen, Sulawesi Utara 58,04 persen, dan Gorontalo 59,73 persen.
Pemerintah pusat memberikan kelonggaran khusus bagi jemaah dari daerah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk melakukan pelunasan pada tahap kedua. Pelunasan tahap dua dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 9 Januari 2026 dan diperuntukkan bagi jemaah yang gagal melunasi tahap pertama, pendamping lansia, penyandang disabilitas beserta pendampingnya, jemaah terpisah mahram, serta jemaah cadangan.
Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Agama, Ian Heriyawan, menegaskan seluruh proses pelunasan harus mengikuti prosedur resmi.
“Tidak ada pungutan apa pun di luar ketentuan. Jika ada pihak yang meminta biaya tambahan, segera laporkan ke kantor Kemenag atau melalui kanal resmi kami,” tegasnya.(sur)











