Berita Bekasi Nomor Satu

Pasca Muscab, PBB Kabupaten Bekasi Tunggu Langkah Strategis DPP

ILUSTRASI: Logo PBB. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pasca Musyawarah Cabang (Muscab) VI, pengurus DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Bekasi saat ini menunggu langkah-langkah strategis dari pimpinan partai di tingkat pusat (DPP) maupun tingkat provinsi (DPW).

Langkah strategis ini penting untuk mempersiapkan konsolidasi partai dan merancang strategi meningkatkan perolehan kursi di Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

DPC PBB Kabupaten Bekasi telah menyelesaikan Muscab VI pada pertengahan 2025 lalu. Iin Farihin, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, kembali terpilih sebagai nakhoda partai berlambang bulan bintang ini. Struktur kepengurusan DPC pun mengalami beberapa perubahan.

“Memang hasil Muscab harus ada regenerasi, sesuai yang pernah saya sampaikan sebelumnya,” ujar Panitia Pelaksana Muscab VI DPC PBB Kabupaten Bekasi, Jajat Sudrajat, kepada Radar Bekasi, Rabu (7/1).

Berdasarkan AD/ART partai, Jajat yang juga menjabat Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PBB Kabupaten Bekasi, mengungkapkan bahwa komposisi pengurus DPC berjumlah 12 orang. Dari jumlah tersebut, pergantian struktur pasca Muscab hanya sekitar 30 persen.

“Pengurus di tingkat DPC hanya 12 orang sesuai AD/ART saja, nanti lebih banyaknya di otonom, sayap, bidang, sama PAC. Jadi enggak terlalu banyak perubahan, hanya 30 persen saja. Karena kita harus ada regenerasi,” ungkapnya.

Muscab juga menjadi langkah awal partai dalam meningkatkan perolehan kursi di Kabupaten Bekasi. Selama dua periode Pemilihan Legislatif terakhir, PBB hanya berhasil menempatkan satu wakil di DPRD atau meraih satu kursi..

Sejauh ini, pengurus di tingkat daerah menunggu langkah-langkah strategis pimpinan partainya. Termasuk mempersiapkan strategi untuk mendongkrak raihan kursi di Pileg yang akan datang.

“Kami menunggu langkah-langkah strategis dari DPP dan DPW. Pastinya konsolidasi itu terus dibangun, terutama kita di tahun ini lagi merencanakan untuk pembentukan PAC. Jadi setelah Muscab kita berlanjut estafetnya ke kepengurusan PAC-PAC,” jelasnya. (pra)