RADARBEKASI.ID, BEKASI – Misteri mayat pria muda yang ditemukan tergeletak di TPU Kompleks BRI, Jakasampurna, akhirnya terpecahkan. Polisi mengamankan tiga orang yang diduga kuat terlibat dalam kematian korban yang penuh tanda kekerasan itu.
Sebelumnya, jasad ditulis tanpa identitas alias Mr X. Belakangan terungkap oleh polisi bahwa korban dugaan pembunuhan itu bernama Marcellino Dwi Tirta (25).
Kapolsek Bekasi Barat AKP Wahyudi membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan, penanganan perkara kini telah diambil alih Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
“Benar, ada tiga orang yang sudah diamankan. Saat ini kasusnya ditangani Jatanras Polda Metro Jaya,” kata Wahyudi saat dikonfirmasi, Selasa (13/1).
Menurutnya, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi sejak jasad korban ditemukan. Hingga kini, sedikitnya tiga orang saksi telah dimintai keterangan.
“Yang diperiksa sejauh ini baru saksi-saksi awal,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, jasad pria itu ditemukan warga di TPU Kompleks BRI, Jalan KH Noer Ali, Kelurahan Jakasampurna, pada Minggu (11/1) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban ditemukan dalam posisi telungkup dan tertutup dedaunan saat warga hendak berziarah.
Kondisi tubuh korban menguatkan dugaan pembunuhan. Polisi menemukan lebam di wajah, memar di sejumlah bagian tubuh, serta leher korban yang terjerat ikat pinggang.
Saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans biru dan kaus lengan panjang abu-abu. Polisi juga mencatat korban menggunakan kawat gigi. Namun, tidak satu pun identitas diri ditemukan di lokasi.
Barang-barang yang ada di sekitar jasad hanya berupa pakaian yang dikenakan korban, sepasang sandal, dan sebuah vape.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi dan proses identifikasi.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan serta peran masing-masing terduga pelaku yang telah diamankan. Polisi memastikan pengusutan akan dilakukan secara menyeluruh hingga tuntas.(rez)











