RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Aktor Roby Tremonti tengah menjadi sorotan publik usai namanya terseret dalam isu dugaan child grooming yang ramai diperbincangkan di media sosial. Isu tersebut mencuat setelah terbitnya buku memoar milik aktris Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings, yang mengisahkan pengalaman pahit sang penulis semasa remaja.
Dalam buku tersebut, Aurelie menceritakan bagaimana dirinya menjadi korban grooming dan kekerasan oleh seorang pria yang ia samarkan dengan nama “Bobby”.
Sosok tersebut digambarkan sebagai figur yang melakukan manipulasi emosional terhadap Aurelie ketika ia masih di bawah umur. Meski tidak menyebutkan identitas asli pelaku, narasi dalam buku itu memicu spekulasi publik.
Nama Roby Tremonti kemudian dikaitkan dengan sosok “Bobby” dalam buku tersebut. Hal ini tak lepas dari pengakuan Roby di masa lalu yang menyebut dirinya pernah menikah dengan Aurelie Moeremans, meski hubungan tersebut tidak mendapat restu.
Sejak saat itu, warganet ramai-ramai menuding Roby sebagai tokoh yang dimaksud dalam memoar Broken Strings.
Akibat spekulasi tersebut, Roby Tremonti menuai hujatan masif dari publik. Tak sedikit pula warganet yang menyerukan penerapan cancel culture terhadap aktor tersebut. Tekanan publik yang semakin besar membuat Roby angkat bicara untuk meluruskan isu yang beredar.
Merasa nama baiknya tercemar, Roby secara terbuka meminta bantuan kepada Youtuber sekaligus podcaster Denny Sumargo. Ia berharap dapat diundang ke dalam podcast Denny Sumargo untuk memberikan klarifikasi secara langsung kepada publik.
Dalam pernyataannya yang dilansir dari kanal YouTube Starpro Indonesia, Roby menegaskan bahwa ia tidak memiliki niat sedikit pun untuk menjatuhkan nama Aurelie Moeremans. Tujuan utamanya hanyalah memulihkan reputasi dirinya yang telah rusak akibat tuduhan tersebut.
“Kalau Om Denny Sumargo melihat podcast ini, tolong saya. Dan saya nggak ada niat menjatuhkan Aurelie,” ujar Roby.
“Cuma pengen pulih nama baik saya, saya harus bekerja, saya punya tanggungan,” lanjutnya dengan nada emosional.
Roby juga menegaskan bahwa jika diberi kesempatan berbicara di podcast Denny Sumargo, ia tidak akan menyebarkan kebencian ataupun memperkeruh suasana. Ia mengaku hanya ingin kehidupannya kembali tenang bersama keluarga.
Baca Juga: Profil dan Biodata Patricia Schuldtz, DJ yang Resmi Menikah dengan Darma Mangkuluhur
“Om Deni Sumargo, saya mengagumi Anda. Tolong seandainya saya diundang ke podcast Om Deni, saya tetap enggak mau ada kebencian,” ucapnya.
“Saya cuma pengin keluarga saya. Kami mau hidup tenang. Di umat Katolik kita diajarkan cinta kasih dan mengampuni,” tambah Roby.
Lebih lanjut, Roby mengungkap bahwa polemik yang berkembang telah berdampak serius terhadap keselamatan dirinya dan keluarganya. Ia mengaku menerima berbagai ancaman yang membuatnya merasa takut.
“Menimbulkan polemik. Kalau saya dibakar bagaimana? Keluarga saya gimana? Anak saya gimana?” kata Roby.
Di tengah tekanan publik tersebut, Roby kembali menegaskan bantahannya terhadap tuduhan child grooming yang dialamatkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa selama 16 tahun terakhir, ia telah berusaha membangun hidup dan kariernya dengan baik.
“Cuma pengen 16 tahun ini saya pulih nama baik saya. Saya harus bekerja,” tuturnya.
“Saya punya tanggungan. Saya tidak melakukan itu,” pungkas Roby.
Hingga kini, polemik terkait buku Broken Strings dan spekulasi publik masih terus bergulir. Sementara itu, Roby Tremonti berharap dapat segera mendapatkan ruang untuk menyampaikan klarifikasi secara terbuka demi memulihkan nama baiknya di hadapan masyarakat.(ce2)











