RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Aktor Roby Tremonti membantah keras kabar yang menyebutkan bahwa dirinya melakukan kekerasan terhadap Aurelie Moeremans. Roby mengaku keberatan dengan narasi yang berkembang di publik seolah-olah ia bersikap keji.
Roby menegaskan, jika cerita yang tertulis dalam buku Aurelie Moeremans Broken Strings benar dan ia disebut sebagai pelaku, maka bukti yang jelas harus ditunjukkan. Ia juga menegaskan tidak takut menghadapi ranah hukum pidana jika tuduhan tersebut dibawa ke proses resmi.
“Bukan hanya membantah tuduhan kekerasan atau apa pun itu. Untuk masalah hukum, saya nggak mau jadi orang yang terlalu tahu ya. Saya nggak belajar hukum. Saya ada konsultasi sama teman saya yang memang kuliah S2 hukum,” kata Roby Tremonti, dikutip dari JawaPos pada Rabu (14/1/2026).
Roby juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menuduh orang melakukan perbuatan tercela, karena jika tuduhan itu tidak dapat dibuktikan, orang yang menyebarkan tuduhan bisa menghadapi masalah hukum.
Baca Juga: Restorative Justice Ditolak, Inara Rusli Kejar Terus Wardatina Mawa untuk Damai
“Dia (teman) menyampaikan kepada saya dengan menuduhkan seseorang, misalkan dia pukul saya, si pelapor yang menyebarkan informasi ada yang mukul dia, tapi yang ngomong ini tidak bisa membuktikan dengan bukti petunjuk, dengan saksi, dan kronologi,” jelas Roby.
Tak hanya membantah, Roby kembali menantang Aurelie Moeremans untuk membuktikan tuduhan kekerasan tersebut.
“Buktikanlah adanya kekerasan itu dengan bukti-bukti. Bukti-buktinya mana? Kenapa nggak lapor polisi? Kenapa lapornya seperti ini sampai kalian jam segini saja masih di sini?” ungkap Roby Tremonti.
Pernyataan Roby ini menegaskan sikapnya yang tegas menolak tuduhan tanpa bukti, sekaligus membuka ruang bagi proses hukum jika benar tuduhan itu diajukan secara resmi. (ce2)











