RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Isu pesan ancaman yang diduga dikirim Roby Tremonti kepada artis Hesti Purwadinata dan suaminya, Edo Borne, baru-baru ini ramai dibahas di media sosial. Namun, Roby secara tegas membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya hanya berupaya melakukan klarifikasi.
Kisruh ini bermula setelah Hesti Purwadinata memberikan dukungan terbuka pada Aurelie Moeremans, yang mengaku menjadi korban child grooming yang diduga melibatkan Roby Tremonti. Dukungan Hesti disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, di mana ia menulis rasa sedih dan empatinya terhadap pengalaman pilu Aurelie.
“Aku sempat nanya-nanya soal Angel ke kamu. Ya Allah… baru sekarang aku sadar, berarti di momen itu kamu sedang berada di salah satu fase paling mengerikan dalam hidupmu,” tulis Hesti dalam unggahannya.
Ia juga menegaskan, “Nggak seharusnya ada siapa pun yang mengalami hal semengerikan ini. Dan rasanya menyakitkan melihat pelakunya masih bisa berkeliaran dengan nyaman. Aku sungguh berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung.”
Tak lama setelah unggahan tersebut, beredar tangkapan layar yang menampilkan pesan dari Roby Tremonti kepada Edo. Dalam pesan itu, Roby disebut memberikan “batas waktu 1×24 jam” untuk memberikan tanggapan.
Isi pesan yang viral berbunyi, “Gw lewat elu krn gw masih respect sama lu sebagai suami Hesti… dan gw kenal elu juga… tolong feedbacknya.”
“Oke Do gw udah berusaha menjangkau kalian berdua yah… tapi keliatannya memang tidak direspons… gw tunggu 1×24 jam yah bro… kalo memang tidak ada respons.. jadi gw tau musti menempuh jalur hukum apabila diperlukan.”
Menanggapi viralnya tangkapan layar tersebut, Roby Tremonti akhirnya buka suara melalui akun TikTok @michaelfor62. Ia membantah telah mengirim kata-kata kasar atau ancaman, dan menegaskan bahwa tujuan pesannya hanyalah untuk mengklarifikasi.
Baca Juga: Suami Boiyen Buka Suara soal Dugaan Penggelapan Dana
Roby menjelaskan bahwa ia ingin memastikan apakah benar Hesti ikut menyebarkan link buku Aurelie, yang menurutnya menyinggung opini terhadap dirinya.
“Ini chat awal saya ke Edo yang tak ditampilkan Hesti. Saya kirim pada 6 Januari 2026, pukul 21.30 WIB. Isinya: ‘Do, gimana kabar? Gue dapat kabar dari teman gue, Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie. Sori ya Bro, terpaksa gue capture’,” jelas Roby.
Ia menambahkan, “Buku itu memang tidak secara gamblang menyebut nama gue. Tapi penggiringan opini sepenuhnya ke gue. Kalau sampai peak (ramai), gue bawa ke jalur hukum ya Bro.”
Roby menilai wajar jika dirinya merasa sakit hati. Sebab, dalam unggahan Hesti terdapat kalimat yang seolah berharap dirinya diboikot.
“Jadi wajar kalau saya sakit hati. Hesti dalam unggahannya kan mengklaim, kenal ‘orang’ itu dan ‘pernah syuting bareng’. Belum lagi kalimat ‘Aku berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung’. Pekerjaan saya kan syuting. Jadi dia pengin saya diboikot dong,” ujarnya.
Dengan klarifikasi tersebut, Roby menekankan bahwa pesan yang dikirim bukan ancaman, melainkan upaya awal untuk mengklarifikasi isu yang ia anggap menyudutkan dirinya dalam kasus Aurelie Moeremans. (ce2)











