RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Wardatina Mawa akhirnya angkat bicara terkait upaya damai yang belakangan disampaikan oleh kuasa hukum suaminya, Insanul Fahmi.
Setelah tiga bulan hidup terpisah akibat skandal orang ketiga yang mengguncang rumah tangga mereka, keduanya akhirnya bertemu untuk membahas kemungkinan penyelesaian konflik.
Rumah tangga Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi berada di ujung tanduk setelah muncul dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Inara Rusli. Dugaan tersebut semakin menguat setelah Mawa melaporkan Insanul dan Inara ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan.
Dalam laporannya, Mawa mengaku memiliki bukti berupa rekaman video CCTV yang memperlihatkan hubungan mesra antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli.
Menanggapi tudingan tersebut, Insanul Fahmi dan Inara Rusli membantah telah melakukan perzinaan. Keduanya berdalih bahwa mereka telah menikah siri sebelum rekaman CCTV itu diambil.
Dengan alasan tersebut, Insanul dan Inara mendesak Mawa untuk menempuh jalan damai dan mencabut laporan yang telah diajukannya ke pihak kepolisian.
Namun, berbagai bujuk rayu yang disampaikan Insanul Fahmi dan Inara Rusli tampaknya tak mampu meluluhkan hati Wardatina Mawa. Sebagai istri sah, Mawa tetap bersikukuh melanjutkan proses hukum dan menolak mencabut laporannya.
Setelah konflik berlarut selama tiga bulan tanpa titik terang, pertemuan antara Mawa dan Insanul pun akhirnya terjadi. Kuasa hukum Insanul Fahmi mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Mawa mengajukan dua syarat utama apabila Insanul dan Inara benar-benar ingin berdamai.
Salah satu syarat yang paling krusial adalah permintaan agar Insanul Fahmi dan Inara Rusli dapat menunjukkan bukti sah pernikahan siri yang selama ini mereka klaim. Sayangnya, hingga batas waktu yang telah ditentukan, bukti tersebut tak kunjung diberikan.
Baca Juga: Sudah Halal Tapi Malu-malu, Pernikahan Ning Umi Laila dan Gus Anas Jadi Sorotan
Kekecewaan itu diungkapkan langsung oleh Wardatina Mawa melalui balasan komentar di akun Instagram pribadinya. Ia menilai Insanul dan Inara hanya memberikan banyak alasan tanpa menunjukkan bukti yang diminta.
“Penuh dengan banyak alasan dan tidak langsung memberikan bukti,” tulis Mawa.
Ia juga mengaku telah mengingatkan dan memberikan dispensasi waktu agar bukti pernikahan siri tersebut segera diserahkan.
“Aku sudah remind dan memberikan dispensasi waktu di sorenya tolong langsung dikasih bukti asli pernikahan siri mereka,” lanjutnya.
Namun hingga waktu yang ditentukan berlalu, bukti tersebut tetap tidak ada.
“Tapi faktanya, bahkan sudah lewat satu hari juga tidak terlampir bukti itu. Yasudah time is out. Allah Maha Tahu apa yang mereka tutupin selama ini,” ungkap Mawa melalui akun Instagram @wardatinamawa, Sabtu (17/1/2026).
Tak hanya itu, Mawa juga menanggapi isu yang menyebut dirinya akan mencabut laporan dugaan perzinaan di Polda Metro Jaya. Perempuan berusia 25 tahun tersebut menegaskan bahwa proses hukum masih terus berjalan dan belum ada pencabutan laporan.
“Saya sedang berusaha memaafkan tindakan mereka walaupun sangat sulit untuk melupakannya. Dan sampai saat ini laporan masih terus berjalan. Mohon bantu doa yang terbaik ya kakak-kakak sayang. Saya yakin sungguh Allah Maha Adil,” tulis Mawa.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan sikap Wardatina Mawa yang tetap teguh memperjuangkan keadilan, meski dihadapkan pada tekanan dan upaya damai dari pihak suaminya. Konflik rumah tangga ini pun masih terus menjadi sorotan publik seiring berjalannya proses hukum yang ditempuh.(ce2)











