RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan rekrutmen dan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I.
“Jadi kami sudah melakukan rekrutmen dan tes untuk PPPK Tahap 1 sebanyak 2.080 yang sudah menjadi ASN terhitung 1 Juli 2025,” ujar Dadan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR, Selasa (20/1), dikutip dari laman Yotube TV Parlemen.
Selain itu, Dadan menjelaskan bahwa pada PPPK Tahap 2, BGN telah melakukan seleksi untuk 32 ribu formasi. Jumlah tersebut terdiri dari 31.250 formasi khusus dan 750 formasi umum.
“Kemudian tahap 2 kami sudah melakukan seleksi sebanyak 32 ribu, di mana yang 31.250 itu untuk khusus, itu adalah seluruh kepala SPPG yang didik melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia dan kita buka untuk umum 750 di mana akuntan sebanyak 375 dan tenaga gizi sebanyak 375,” tuturnya.
Ia menambahkan, proses seleksi Tahap 2 telah melalui tahapan pendaftaran hingga pengusulan Nomor Induk PPPK. Para peserta diperkirakan akan resmi dilantik pada Februari 2026.
“Dan mereka sudah melakukan pendaftaran kemudian tes dengan computer assisted test dan kemudian mereka dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan pengusulan nomor induk PPPK, sehingga diperkirakan mereka akan menjadi PPPK pada 1 Februari 2026,” jelasnya.
Dadan juga menyampaikan bahwa BGN telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk pelaksanaan seleksi PPPK Tahap III dan IV.
“Kemudian kami juga berkoodinasi dengan Kementerian Pendayangunaan aparatur negera untuk melakukan seleksi PPPK tahap tiga dan empat. Dan kita akan buka nantis ecara umum dengan jumlah formasi nanti masing-masing 32.460,” pungkasnya. (oke)











