Berita Bekasi Nomor Satu

Bolehkah Diare Makan Bubur Ayam? Simak Penjelasannya Disini

Ilustrasi seseorang sedang mengalam diare. Foto: Freepik

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Saat mengalami diare, banyak orang mempertanyakan makanan yang aman dikonsumsi. Salah satu yang sering muncul adalah, bolehkah diare makan bubur ayam? Kondisi diare membuat saluran pencernaan lebih sensitif, sehingga dibutuhkan makanan yang lembut, mudah dicerna, dan tidak memperparah iritasi usus.

Bubur ayam dikenal sebagai makanan yang lembut dan mudah dicerna, sehingga kerap dijadikan pilihan saat sakit. Namun, tidak semua bubur ayam cocok dikonsumsi saat diare. Bahan tambahan dan cara pengolahan bubur ayam dapat memengaruhi kesehatan saluran cerna.

Aman atau Tidak? Bubur Ayam Saat Diare

Secara umum, boleh saja mengonsumsi bubur ayam saat diare, asalkan diperhatikan cara pengolahan dan konsumsi yang tepat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Pilih Bubur Ayam Polos
    Bubur ayam polos aman dikonsumsi karena teksturnya lembut dan mudah dicerna. Bubur ini membantu memenuhi kebutuhan energi tanpa membebani usus yang sedang sensitif. 
  • Hindari Bubur Berbumbu atau Berlemak
    Bubur ayam dengan banyak topping seperti sambal, santan, kerupuk, atau ayam goreng berminyak sebaiknya dihindari. Bahan-bahan tersebut bisa merangsang pergerakan usus, memicu iritasi, dan membuat diare lebih lama. 
  • Perhatikan Kebersihan dan Kematangan
    Bubur yang dimasak dengan air atau bahan yang tidak bersih berisiko menimbulkan infeksi saluran cerna. Pastikan ayam dan bahan lain matang sempurna untuk mengurangi risiko memperburuk diare. 
  • Konsumsi Porsi Kecil
    Makan bubur dalam porsi kecil dan bertahap lebih aman bagi saluran pencernaan yang sedang sensitif. 

Baca Juga: Bahaya Black Mold di Rumah: Penyebab, Dampak Kesehatan, dan Cara Mengatasinya

Tips Memilih Makanan dan Minuman Saat Diare

Selain bubur ayam polos, beberapa langkah berikut bisa membantu pemulihan:

  1. Pilih Makanan yang Mudah DicernaHindari sayuran mentah, buah berserat kasar, dan kacang-kacangan sementara. Alternatif aman antara lain nasi tim, kentang rebus, atau pisang matang. 
  2. Cukupi Kebutuhan Cairan
    Minum air putih, oralit, atau minuman elektrolit secara teratur untuk mencegah dehidrasi. Hindari minuman bersoda, berkafein, atau terlalu manis. 
  3. Protein yang Aman
    Susu dan produk olahan susu kadang memperparah diare. Pilih sumber protein yang lebih aman seperti ayam rebus atau telur matang.

Bubur ayam boleh dikonsumsi saat diare, asalkan:

  • Polos dan tanpa tambahan bumbu atau minyak berlebih 
  • Dimasak higienis dan matang 
  • Dimakan dalam porsi kecil

Pemilihan makanan yang tepat berperan besar dalam proses pemulihan. Jika diare tidak membaik atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan ke dokter. (ce2)