RADARBEKASI.ID, BEKASI – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak pagi hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Rabu (22/1). Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, terdapat 12 titik banjir dengan ketinggian air bervariasi, paling tinggi mencapai 90 cm.
BPBD Kota Bekasi telah mengambil langkah cepat untuk menanggulangi dampak banjir. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain mengerahkan Tim Reaksi Cepat untuk evakuasi dan pemantauan, melakukan asesmen serta pemantauan kondisi lapangan secara berkala, memberikan imbauan keselamatan kepada warga terdampak, serta membantu warga termasuk evakuasi terbatas.
Selain itu, BPBD juga menangani rumah dengan atap roboh di Bekasi Utara dan menyalurkan bantuan darurat kepada warga yang membutuhkan.
BPBD Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk menghindari melintasi genangan air yang dalam, mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area banjir, tetap waspada terhadap potensi hujan susulan, dan segera melaporkan kondisi darurat melalui Call Center 112. Warga diharapkan tetap mengikuti arahan petugas dan menjaga keselamatan diri serta keluarga.
Beberapa lokasi terdampak banjir beserta ketinggian airnya:
- Perum Taman Narogong Indah: 40–60 cm
- Perum Jatibening Permai: hingga 90 cm (2 pompa air aktif)
- Kaliabang Rorotan, Bekasi Utara: 1 rumah atap roboh
- Perum Mayang Pratama, Mustikajaya: ±5 cm
- Perum PHP: ±40 cm
- Perum Dosen IKIP: hingga 70 cm
- Bulak Perwira 2: 5–20 cm
- Perum Bumi Bekasi Baru Utara, Rawalumbu: 50–70 cm
- Kantor Kecamatan Bekasi Utara: 10–30 cm
- Perumnas RW 006: 70–80 cm
- SMPN 21 Kota Bekasi: 20–50 cm
- RW 011 Kelurahan Jakamulya: 20–30 cm











