RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kota Bekasi dalam waktu dekat akan memiliki destinasi wisata baru berbasis ruang terbuka hijau berupa kebun buah yang berlokasi di Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Destinasi tersebut bernama Taman Buah Bekasi Keren, yang saat ini tengah memasuki tahap pembangunan.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, proyek Taman Buah Bekasi Keren telah menyelesaikan tahap desain serta penanaman awal. Pembangunan lanjutan dijadwalkan segera dilakukan dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan Senin atau Selasa ini sudah kita lanjutkan. Tahap desain sudah selesai dan penanaman pertama juga sudah dilakukan,” kata Tri.
Menurut Tri, kehadiran wisata kebun buah ini tidak hanya ditujukan sebagai sarana rekreasi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam memperluas ruang terbuka hijau sekaligus menambah paru-paru kota.
“Ini bagian dari penambahan paru-paru kota. Kita harus lebih banyak menanam dan menyediakan ruang terbuka hijau untuk masyarakat,” ujarnya.
Taman Buah Bekasi Keren direncanakan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti pendopo, area pengolahan sampah, serta ruang edukasi dan literasi bagi anak-anak. Konsep tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman wisata yang edukatif dan ramah lingkungan.
“Bukan hanya sekadar rekreasi, tapi juga ada edukasi dan literasi. Termasuk bagaimana mengubah mindset masyarakat dalam memperlakukan sampah,” tutur Tri.
Pengelolaan sampah akan menjadi salah satu fokus utama di kawasan kebun buah tersebut. Sampah rumah tangga maupun sisa pemeliharaan tanaman nantinya akan diolah menjadi kompos dan produk yang bermanfaat.
“Dengan banyaknya pohon tentu akan ada persoalan sampah. Di sini kita ajarkan bagaimana sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang lebih berguna,” ucapnya.
Terkait target penyelesaian pembangunan, Tri optimistis Taman Buah Bekasi Keren dapat rampung dalam waktu relatif singkat. Ia menargetkan proyek tersebut dapat selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri.
“Mudah-mudahan sebelum Lebaran sudah selesai. Yang cukup lama itu sebenarnya di tahap desain, kalau pelaksanaan pekerjaannya bisa kita kebut,” pungkasnya.(rez)











