Berita Bekasi Nomor Satu

Pendangkalan SS Rawa Baru jadi Biang Banjir

PENDANGKALAN: Petugas DBMSDA menggunakan alat berat untuk mengeruk sedimentasi SS Rawa Baru.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pendangkalan Saluran Sekunder (SS) Rawa Baru kembali menjadi biang banjir. Kapasitas tampung yang menyusut membuat aliran air di saluran yang berada persis di sisi Jalan KH Nonon Sonthanie, Bekasi Timur, dengan cepat meluap saat hujan lebat dan merendam permukiman warga di sekitarnya.

Warga setempat menyebut, luapan air terjadi hanya dalam hitungan jam setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Banjir pun kembali merendam rumah-rumah yang berada dekat bantaran kali pada akhir pekan lalu.

Pantauan Radar Bekasi di lokasi, alat berat dikerahkan untuk melakukan pengerukan saluran pada Rabu (21/1). Langkah ini dilakukan menyusul kondisi saluran yang mengalami pendangkalan cukup parah akibat sedimentasi.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Iman Setia Gunawan, membenarkan bahwa Saluran Sekunder Rawa Baru tengah menjalani proses normalisasi.

“Sedang dilakukan normalisasi. Kondisinya sudah dangkal, sehingga kita lakukan pengerukan kembali,” ujar Iman, Kamis (22/1).

Ia menjelaskan, normalisasi tersebut dilaksanakan oleh UPTD Kecamatan Bekasi Timur bersama UPTD Alat Berat DBMSDA Kota Bekasi.

Menurut Iman, sedimentasi menjadi persoalan klasik yang kerap mengganggu fungsi saluran air di Kota Bekasi. Tanpa pengerukan rutin, kapasitas saluran terus menyusut dan memicu luapan saat curah hujan tinggi.

“Setelah dinormalisasi, kami berharap fungsi saluran kembali optimal dan volume air yang bisa ditampung meningkat,” katanya.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bekasi, termasuk Kecamatan Bekasi Timur, pada akhir pekan lalu menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah rawan genangan.(sur)