Berita Bekasi Nomor Satu

DPRD Kota Bekasi Dukung PSEL Bantargebang,

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi, Achmad Rivai, menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah pusat membangun fasilitas Waste-to-Energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) sebagai solusi menangani tumpukan sampah di Bantargebang.

Pernyataan itu disampaikan usai mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat meninjau lokasi pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kamis (22/1). Pembangunan PSEL yang akan dimulai awal 2026 ini ditarget rampung dan mulai beroperasi pada 2027.

“Kami sebagai wakil rakyat di Kota Bekasi tentu menyambut baik pembangunan fasilitas WtE. Karena memang sangat dibutuhkan Kota Bekasi,” ujarnya bersama legislator PAN lainnya seperti Abdul Muin
Hafied, Aminah dan Evi Mafriningsianti di lokasi.

Ia menegaskan, Aleg PAN akan mengawasi jalannya pembangunan fasilitas WtE agar proyek berjalan sesuai harapan.

“Kami akan ikut mengawasi dan mengawal pembangunan WTE. Karena kita tahu bawa fasilitas ini sangat diperlukan menyelesaikan persoalan sampah di Kota Bekasi,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa proses pembangunan PSEL di Bantargebang sudah berjalan sesuai rencana, termasuk tahapan pembebasan lahan.

“Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan lahan seluas 5,6 hektare dan telah melalui kajian teknis. Insya Allah 2027 Presiden Prabowo Subianto dapat meresmikan PSEL
Kota Bekasi,” katanya.

Berdasarkan data, timbulan sampah di Kota Bekasi mencapai 1.800 ton per hari. Sementara kapasitas PSEL Bantargebang diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.229 ton per hari, sehingga efektif menekan jumlah sampah yang masuk. (pra)