Berita Bekasi Nomor Satu

Marak Tawuran, Lurah Jatimelati Minta Orangtua Perketat Pengawasan Anak

Lurah Jatimelati, Kosasih

RADARBEKASI.ID, BEKASI —Lurah Jatimelati, Kosasih, meminta para orangtua memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka seiring meningkatnya gelombang tawuran remaja belakangan ini.

Menurutnya, peran keluarga menjadi benteng utama agar remaja tidak terjerumus dalam aksi kekerasan jalanan yang kerap berujung luka berat bahkan kematian.

“Peran orang tua itu sangat penting supaya anak-anak kita tidak melakukan hal-hal negatif,” ujar Kosasih.

Dalam setiap kunjungan lingkungan, pesan itu selalu ia ulang. Ia tak ingin ada remaja Jatimelati yang menjadi pelaku maupun korban tawuran.

“Setiap turun ke warga, yang selalu saya tekankan adalah jaga anak-anak kita. Jangan sampai mereka jadi korban atau justru pelaku tawuran,” katanya.

Kosasih mengingatkan, dampak tawuran tidak hanya soal luka fisik. Risiko kehilangan nyawa, cacat permanen, hingga beban psikologis dan ekonomi keluarga juga mengintai.

“Tawuran bisa bikin nyawa melayang, cacat seumur hidup. Orang tua juga ikut terpukul kalau anaknya ditangkap polisi. Belum lagi biaya pengobatan yang bisa puluhan juta rupiah dan harus ditanggung sendiri,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh orang tua meningkatkan pengawasan, membatasi aktivitas malam, serta membangun komunikasi yang lebih intens dengan anak-anak remaja mereka.

“Kami imbau stop tawuran. Jaga dan awasi anak kita masing-masing dari bahaya tawuran,” tandasnya. (pay)