RADARBEKASI.ID, BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meminta warga bersabar terkait perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Kota Bekasi.
Menurut Tri, tingginya curah hujan menjadi kendala utama sehingga pekerjaan perbaikan tidak bisa dilakukan secara maksimal.
“Kalau kami kerjakan sekarang, sebentar juga akan rusak kembali. Jadi hari ini saya berharap warga masyarakat bisa sedikit bersabar. Progres sebenarnya sudah ada,” kata Tri, Rabu (28/1).
Salah satu fokus perbaikan adalah Jalan Nonon Sonthanie di Bekasi Timur, yang telah disiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar. Selain itu, perbaikan Jalan I Gusti Ngurah Rai juga sudah dianggarkan dan tengah memasuki tahap lelang.
Tri berharap pekerjaan fisik bisa segera dimulai jika cuaca mendukung alias “cakung”.
“Mudah-mudahan awal bulan sudah bisa kita kerjakan. Tapi tentu kami lihat juga kemampuan dari curah hujan yang ada,” ujarnya.
Untuk Jalan Joyo Martono, Pemkot Bekasi telah melakukan penambalan sementara (patching), meski hasilnya belum maksimal. Sedangkan Jalan Siliwangi, yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi, sempat diperbaiki namun kembali rusak karena hujan deras.
“Jalan Siliwangi itu jalan provinsi, kemarin baru saja diperbaiki. Tapi karena hujannya sangat besar, akhirnya mengelupas lagi,” tegas Tri.
Sementara itu, Jalan Ahmad Yani, yang merupakan jalan nasional di bawah Kementerian PUPR, juga telah dilakukan patching di beberapa titik. Perbaikan menyeluruh direncanakan setelah hujan reda.
“Ahmad Yani sudah kami minta ke Kementerian PU. Saya lihat sudah dimulai patching-patching. Untuk perbaikan secara menyeluruh, nanti akan kami lakukan setelah kondisi hujan mulai reda,” pungkasnya (rez)











