RADARBEKASI.ID, BEKASI – Setelah cukup lama dikeluhkan warga dan pengguna jalan, Jalan H. Nonon Sonthanie di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, akhirnya mulai diperbaiki. Perbaikan dilakukan melalui pengecoran beton ini telah memasuki tahap persiapan.
Berdasarkan pantauan Selasa (3/1), sejumlah pekerja dan alat berat berada di lokasi. Papan bekisting beton juga mulai dipasang di sepanjang ruas jalan yang akan dicor.
Selain itu, spanduk pemberitahuan terkait pekerjaan perbaikan jalan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi telah terpasang di area pekerjaan.
Sebelumnya, kondisi Jalan H. Nonon Sonthanie terpantau rusak parah dengan banyak lubang di sejumlah titik dan ukuran yang bervariasi.
Kerusakan tersebut kerap dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua.
Seorang warga setempat, Andi (38), mengatakan kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama dan sering memicu kemacetan serta kecelakaan ringan.
“Lubangnya sudah lama, apalagi kalau hujan tidak kelihatan. Banyak motor hampir jatuh, mobil juga sering pelan-pelan lewat sini,” kata Andi saat ditemui di lokasi.
Ia mengaku bersyukur perbaikan akhirnya mulai dilakukan dan berharap pengerjaan bisa cepat selesai agar aktivitas warga kembali lancar.
“Alhamdulillah sekarang sudah mulai diperbaiki. Harapannya jangan lama-lama, soalnya ini akses utama warga,” ujarnya.
Sebagai penanda dimulainya perbaikan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi juga memasang papan informasi di lokasi pekerjaan.
Papan tersebut berisi imbauan kepada pengguna jalan agar berhati-hati karena jalan berlubang dan tengah dalam proses perbaikan.
Selama perbaikan berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau sedikit tersendat.
Pengendara sepeda motor maupun mobil harus mengantre dan bergantian melintasi jalur yang masih dapat dilalui di sisi jalan.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Sub Koordinator Pemeliharaan Jalan BMSDA Kota Bekasi, Ridwan Muarif, menjelaskan bahwa penanganan jalan rusak dilakukan secara bertahap.
“Lagi uji beton dulu sebelum pengecoran,” ujar Ridwan saat dikonfirmasi, Selasa (3/2).
Ia menambahkan, tahapan perbaikan tersebut mulai berjalan sejak awal Februari 2026.
“Mudah-mudahan minggu ini bisa dimulai,” katanya. (rez)











