Berita Bekasi Nomor Satu

Pedagang Es Cincau Keliling Meninggal saat Berjualan di Bekasi Timur, Diduga akibat Sakit

Seorang pedagang es cincau keliling meninggal saat berjualan di Perumahan Irigasi Danita, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (6/2). FOTO: TANGKAPAN LAYAR

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang pedagang es cincau keliling meninggal saat berjualan di Perumahan Irigasi Danita, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (6/2).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, korban diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi dan diduga meninggal akibat sakit.

Sebelum meninggal, koban mendadak terkapar seperti terekam dalam kamera pengawas di lokasi kejadian. Dalam rekaman, pedagang yang mengenakan kaus merah, celana jeans, dan topi tampak mendorong gerobaknya. Beberapa saat kemudian, ia tiba-tiba ambruk secara perlahan di tengah jalan. Kaki korban sempat terlihat bergerak sebelum akhirnya terdiam.

Kasi Humas Polsek Rawalumbu, Aiptu Kuwati Asih, mengatakan pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya orang meninggal dunia di kawasan Perumahan Irigasi Danita sekitar pukul 14.00 WIB.

Personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama piket fungsi Polsek Rawalumbu yang dipimpin Perwira Pengendali Iptu Nuh Suryadi segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

“Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial EE alias I (50), laki-laki, pedagang es cincau keliling. Korban ditemukan tergeletak di dekat gerobaknya dan tidak memberikan respons,” jelas Aiptu Kuwati dalam keterangannya saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Sabtu (7/2).

Petugas kepolisian memastikan korban telah meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pengecekan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi dan sementara diduga meninggal dunia akibat sakit,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polsek Rawalumbu telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak berspekulasi. (oke)