RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi dikejar tenggat untuk menuntaskan kewajiban daerah sebelum proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) resmi dibangun dan dilakukan groundbreaking.
Salah satu pekerjaan krusial yang kini dikebut adalah pembangunan akses jalan menuju kawasan PSEL. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi menyatakan seluruh tahapan teknis telah disiapkan, mulai dari perencanaan hingga dokumen pembebasan lahan.
“DED dan DPPT sudah selesai semua. Sekarang tinggal menunggu anggaran,” ujar Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto.
BACA JUGA: Pembebasan Lahan PSEL di Kota Bekasi Macet
Menurut Idi, akses jalan menuju area PSEL masih membutuhkan pelebaran sepanjang sekitar 300 meter agar mampu menunjang mobilitas alat berat dan operasional fasilitas nantinya.
“Panjang jalan yang perlu pelebaran kurang lebih 300 meter,” katanya.
Rencana pembebasan lahan hingga pekerjaan fisik pelebaran jalan tersebut akan dibiayai melalui anggaran Bantuan Keuangan (Bandek).
Idi menegaskan, pihaknya akan bekerja cepat menyusul jadwal pembangunan PSEL yang ditargetkan dimulai pada Mei mendatang.
“Target dari Pak Menko Pangan, bulan Mei sudah dilakukan groundbreaking di Kota Bekasi, salah satunya proyek PSEL,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan Pemkot Bekasi telah menyiapkan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk memenuhi kewajiban pemerintah daerah dalam proyek PSEL. Anggaran itu dialokasikan untuk pembebasan lahan, pembangunan akses jalan, serta pengadaan armada truk sampah guna mendukung operasional fasilitas tersebut. (sur)











