RADARBEKASI.ID, BEKASI – Wakil Ketua DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi, Purwadi, meluruskan terkait aksi unjuk rasa sopir angkot di Jalan Ahmad Yani, Selasa (10/2).
Menurut Purwadi, pihaknya pada prinsipnya mendukung program Pemerintah Kota Bekasi. Namun, aksi tersebut merupakan bentuk protes atas pengoperasian layanan transportasi Trans Bekasi Keren (Beken) Koridor 1 dengan rute Halte Harapan Indah–Terminal Bekasi.
BACA JUGA: Sopir Angkot Demo Protes Trans Beken
Ia menjelaskan, rute tersebut bersinggungan langsung dengan trayek angkot yang telah lama beroperasi, mulai dari Terminal Bekasi, Bekasi Timur, Rawapanjang, Jalan Ahmad Yani, hingga Harapan Indah, lalu kembali ke Terminal Bekasi.
Oleh karena itu, Organda mengajukan sejumlah tuntutan ke Pemerintah Kota Bekasi. Pertama, rute Trans Beken diminta untuk diatur ulang.
Kedua, jam operasional diusulkan dibatasi mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB dan tidak sampai malam hari. Ketiga, Organda menekankan pentingnya persaingan sehat, salahsatunya dengan tidak menggratiskan layanan Trans Beken.
“Dan sedapat mungkin berbayar,” ujar Purwadi. (oke)











