Berita Bekasi Nomor Satu
Bisnis  

Tips Menghindari Penipuan Pembelian Emas Online via WhatsApp

Manager Distro Butik Galeri24 Kota Bekasi, Zendra, saat menampilkan emas logam mulia ukuran 50 gram. Foto: Zakky Mubarok/Radarbekasi.8d

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Di tengah tingginya harga emas, marak penipuan pembelian emas secara online dengan iming-iming di bawah harga pasaran.

Fenomena panic buying ini terjadi sejak kenaikan harga emas terus melonjak belakangan ini. Para pelaku tidak segan-segan mengklaim logam mulia yang mereka tawarkan berasal dari brand terkemuka, seperti Galeri24.

Manager Distro Butik Galeri24 Kota Bekasi, Zendra, mengungkapkan sejumlah modus penipuan dilakukan pelaku dengan sistem pembelian emas secara online dan menggunakan QRIS.

“Di sini juga banyak. Kita edukasi untuk transaksi. Kita nggak ada online. Setiap pembelian Galeri24 itu tidak ada online di Bekasi. Saat ini untuk transaksi hanya empat rekening resmi. Semua rekeningnya atas nama Pegadian Galeri24,” ujar Zendra saat diwawancarai di butik emas Galeri24 Kota Bekasi, Selasa (10/2/2026).

BACA JUGA: Harga Emas Selasa 10 Februari: Galeri24, UBS, dan Antam Kompak Meroket

“Kan banyak sekarang transaksinya itu dikirimin QRIS bayar gitu kan. Banyak nasabah datang ke sini. Ngakunya sudah bayar lewat online, tinggal ngambil. Transaksinya di WhatsApp,” sambung Zendra.

Dia menjelaskan, rata-rata para korban tertipu membeli emas logam mulia secara online lantaran tergiur dengan harganya yang cenderung lebih murah dan enggan antre panjang di gerai resmi.

“Rata-rata memang karena masyarakat tergiur harga murah. Mereka nawarin lebih murah. Terus nggak mau ngantri,” ungkap Zendra.

Berikut tips menghindari penipuan saat membeli emas:

1. Beli emas dari penjual resmi dan terpercaya.
2. Jangan tergiur dengan harga murah. Selalu ingat, ada harga, ada rupa.
3. Cek keaslian sertifikat dengan sangat teliti.
4. Jangan mudah percaya iming-iming keuntungan tinggi.
5. Jangan transaksi via WhatsApp atau nomor HP tidak resmi atau tidak dikenal. (cr1)