Berita Bekasi Nomor Satu
Bisnis  

Pemanfaatan KIDI FO Dukung Pembelajaran Digital dan Kesiapan Kerja Siswa SMK Ananda Mitra Industri Deltamas

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemanfaatan teknologi jaringan berbasis fiber optic (FO) semakin berperan penting dalam mendukung proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ananda Mitra Industri Deltamas.

Salah satu solusi yang memberikan manfaat nyata adalah KIDI FO (Kelas Industri Digital – Fiber Optic), yang menghadirkan jaringan internet berkecepatan tinggi, stabil, dan andal untuk menunjang kegiatan belajar mengajar berbasis digital.

Sebagai sekolah vokasi, SMK dituntut untuk membekali siswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. Ketersediaan jaringan FO melalui KIDI FO memungkinkan sekolah mengakses berbagai platform pembelajaran digital, simulasi industri, serta aplikasi berbasis cloud yang menjadi bagian dari kurikulum kejuruan. Dengan koneksi yang stabil, proses pembelajaran daring, hybrid, maupun praktik berbasis teknologi dapat berjalan lebih optimal.

Manfaat KIDI FO juga dirasakan dalam mendukung kegiatan praktik siswa, khususnya pada jurusan yang berkaitan dengan teknologi informasi, multimedia, bisnis digital, dan jaringan komputer. Akses internet yang cepat dan minim gangguan membantu siswa melakukan praktik konfigurasi jaringan, pengolahan data, pengembangan aplikasi, hingga produksi konten digital secara real-time. Hal ini memberikan pengalaman belajar yang lebih mendekati kondisi kerja di dunia industri.

Beberapa fokus dari KIDI FO antara lain adalah pelatihan instalasi, manajemen, dan pemeliharaan kabel serat optik. Tujuannya adalah mempersiapkan siswa atau tenaga kerja agar siap industri (*link and match*). KIDI FO juga merupakan bagian dari ekosistem Kelas Industri Digital (KIDI) yang mencakup bidang lain seperti Internet of Things (IoT).

KIDI FO dirancang agar peserta didik memiliki keahlian teknis yang dibutuhkan oleh industri telekomunikasi modern. Selain mendukung proses belajar mengajar, KIDI FO juga berperan dalam peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidik. Dengan konektivitas yang andal, guru dapat mengikuti pelatihan daring, webinar, serta program peningkatan kompetensi berbasis digital tanpa hambatan jaringan. Akses terhadap sumber belajar global pun semakin terbuka, sehingga materi pembelajaran dapat terus diperbarui sesuai perkembangan teknologi.

Dari sisi manajemen sekolah, pemanfaatan KIDI FO membantu mendukung sistem administrasi dan layanan sekolah berbasis digital. Pengelolaan data akademik, sistem ujian berbasis komputer, hingga layanan informasi kepada siswa dan orang tua dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Hal ini turut mendorong tata kelola sekolah yang lebih modern dan transparan.

Dengan dukungan jaringan fiber optic yang stabil, SMK memiliki fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap transformasi digital. Pemanfaatan KIDI FO tidak hanya menjadi sarana konektivitas, tetapi juga bagian dari upaya menyiapkan lulusan SMK yang kompeten, siap kerja, dan mampu bersaing di dunia industri yang semakin digital.

Ke depan, dukungan infrastruktur digital yang andal diharapkan dapat terus memperkuat peran SMK sebagai pencetak sumber daya manusia unggul, sejalan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi di era digital. (*)