RADARBEKASI.ID, BEKASI.ID – Pengurus Wisata Hutan Bambu RW 26, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, mengonfirmasi terjadinya bencana tanah longsor imbas banjir kiriman di kawasan wisata Hutan Bambu, Rabu (11/2/2026) malam.
Banjir kiriman itu lantaran Tinggi Muka Air (TMA) Kali Bekasi meningkat imbas meluapnya air dari wilayah Bogor.
Ketua Zona 1 Pengurus Wisata Hutan Bambu, Emar Maryasi, mengungkapkan, longsor terjadi sekitar pukul 19.15 WIB, Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut.
BACA JUGA: Prediksi BPBD, Banjir Kiriman Bogor Tiba di Kota Bekasi Tengah Malam
“Hingga mengakibatkan ada empat saung wisata terbawa arus dan beberapa spot foto maupun akses jalan sepanjang 1,2 meter dan lebar 30 meter. Maupun bangku dan meja dan tempat duduk longsor terbawa oleh arus,” ujar Emar di lokasi kejadian, Kamis (12/2/2026).
Ia menambahkan, pascakejadian tersebut, operasional Wisata Hutan Bambu Zona 1 untuk sementara waktu dihentikan. Pengelola masih melakukan pendataan serta menghitung kerugian material akibat longsor yang terjadi.
“Harapan kami sebagai warga, sebagai Ketua RT setempat sekaligus pengelola destinasi wisata alam hutan bambu, memohon kepada Pemerintah Daerah ataupun Dinas terkait agar segera membantu merenovasi kembali sarpras yang ada di hutan bambu,” sambungnya.
Emar menyebut, kawasan Hutan Bambu Zona 1 memiliki peran penting sebagai kelompok sadar wisata (Pokdarwis) pertama di Kota Bekasi dan berada di kawasan strategis di pusat kota.
“Hutan Bambu Zona 1 sudah menjadi kebutuhan wisata bagi warga kalangan menengah ke bawah yang membutuhkan wisata dengan nuansa alam terbuka,” tuturnya.
Dia berharap Pemerintah Kota Bekasi dapat segera turun tangan membantu pemulihan dan pembangunan kembali kawasan wisata tersebut agar dapat kembali dimanfaatkan masyarakat. (cr1)











