RADARBEKASI.ID, BEKASI – Harapan nenek Atnah (65) untuk terus menyambung hidup dari berjualan nasi uduk mendadak pupus. Uang hasil dagangan sekaligus modal usaha sebesar Rp700 ribu miliknya raib digondol pria tak dikenal saat ia tengah melayani pembeli, Selasa (17/2) pagi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di lapaknya di Jalan Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kota Bekasi. Pelaku datang berpura-pura memesan empat bungkus nasi uduk. Tanpa rasa curiga, Atnah langsung membungkus pesanan tersebut seorang diri.
Namun di tengah kesibukannya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban.
“Saya lagi bungkusin, tidak lihat. Tahu-tahu itu orang langsung ambil uang saya. Pas saya cek, uang saya sudah tidak ada,” ujar Atnah saat ditemui di rumahnya di RT 04 RW 03 Kelurahan Jatiwarna, Rabu (18/2).
Uang tersebut disimpan di dalam kaleng biskuit di dekat tempatnya berjualan. Atnah baru menyadari kehilangan setelah pelaku meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.
“Saya baru tahu pas pelaku sudah pergi. Saya lihat ke belakang, uang di kaleng saya sudah tidak ada,” katanya lirih.
Bagi Atnah, uang Rp700 ribu itu bukan sekadar keuntungan hari itu, melainkan juga modal untuk membeli bahan baku dagangan esok hari. Akibatnya, ia kini tidak bisa kembali berdagang.
“Yang hilang duit modal sama keuntungan, sekarang tidak jualan lagi karena tidak ada modal,” ucapnya.
Sehari-hari, Atnah mengandalkan penghasilan dari menjual nasi uduk dan lontong sayur. Ia memulai aktivitas memasak sejak pukul 01.00 WIB dini hari seorang diri di rumahnya. Sekitar pukul 05.00 WIB, ia berjalan kaki kurang lebih 350 meter menuju lokasi jualan sambil menenteng dagangannya.
Kini, tanpa modal dan tanpa pemasukan, Atnah yang tinggal seorang diri hanya bisa berharap pada bantuan anak-anaknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ya mau gimana, tidak bisa belanja lagi, modalnya sudah habis,” pungkasnya (rez)











