Berita Bekasi Nomor Satu
Bisnis  

Kontribusi Kanwil DJP Jawa Barat III Dorong Kinerja APBN Jawa Barat Tetap Solid

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kinerja pelaksanaan APBN Regional Jawa Barat sampai dengan 28 Februari 2026 menunjukkan performa yang terjaga dengan total pendapatan mencapai Rp21,45 triliun (11,38 persen dari target). Sementara itu, total belanja tercatat sebesar Rp19,84 triliun (19,08 persen dari pagu), sehingga menghasilkan Surplus Regional sebesar Rp1,61 triliun.

Stabilitas ekonomi Jawa Barat tetap solid di tengah tantangan geopolitik global. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,85 persen (yoy), dengan inflasi bulan Februari 2026 yang terkendali pada angka 4,71 persen (yoy). Neraca perdagangan periode Januari 2026 juga mencatatkan surplus sebesar USD 2,12 Miliar.

Selaras dengan tren positif regional, Kanwil DJP Jawa Barat III mencatatkan pertumbuhan kinerja yang kuat di awal tahun 2026. Realisasi penerimaan neto Kanwil periode sampai dengan 28 Februari 2026 mencapai Rp4,08 triliun, atau 11,2 persen dari target dengan pertumbuhan sebesar 12,5 persen.

Secara umum, kinerja penerimaan neto ditopang oleh penerimaan Pajak Penghasilan dan PPN (PPM) sebesar 81,8 persen dari total penerimaan, sementara sisanya berasal dari penerimaan PKM sebesar 18,2 persen. Mayoritas jenis pajak utama menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

PPh Pasal 21 mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 48,5 persen (yoy), diikuti oleh PPN Impor sebesar 20,6 persen (yoy) dan PPN Dalam Negeri sebesar 16,4 persen (yoy). Peningkatan PPh 21 ini didorong oleh kenaikan upah lembur pada sektor Industri Pengolahan, peningkatan insentif penjualan pada sektor Perdagangan, serta percepatan penyerapan anggaran pada sektor Administrasi Pemerintahan. PPN Dalam Negeri dan PPN Impor tumbuh pada hampir semua sektor utama seiring tingginya permintaan barang dan jasa menjelang bulan puasa dan lebaran.

Dari sisi sektoral, seluruh sektor usaha utama tumbuh positif dengan Industri Pengolahan meningkat 16,7 persen (yoy) dan sektor Perdagangan tumbuh 10 persen (yoy). Sektor Jasa Perusahaan juga mencatatkan kenaikan sebesar 20,7 persen (yoy).

Sektor Real Estate masih terkontraksi namun sektor Konstruksi mulai menunjukkan tren pemulihan seiring dengan didapatkannya kontrak-kontrak baru. Kanwil DJP Jawa Barat III berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ini melalui penguatan pengawasan dan layanan prima guna mendukung stabilitas APBN nasional. (*)