RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Comeback grup K-pop BTS ternyata membawa dampak yang tak terduga bagi agensi mereka, HYBE. Alih-alih melonjak, saham HYBE justru anjlok tajam setelah konser comeback mereka digelar.
Berdasarkan data Bursa Efek Korea yang dikutip Korea JoongAng Daily, saham HYBE diperdagangkan di angka 288.500 won pada Senin (23/3) pukul 13.59 KST, turun 16,13 persen dibandingkan sesi sebelumnya.
Penurunan ini terjadi tak lama setelah konser bertajuk BTS Comeback Live: Arirang di Gwanghwamun Square. Konser tersebut menjadi penampilan pertama BTS setelah hampir empat tahun hiatus dan digelar sehari setelah perilisan album terbaru mereka, Arirang.
Awalnya, pemerintah dan pihak kepolisian memperkirakan konser gratis ini akan menarik sekitar 260 ribu penonton. Berbagai persiapan pun dilakukan, termasuk pengamanan ekstra ketat. Namun kenyataan di lapangan berbeda jauh.
Laporan pemerintah menyebut jumlah penonton hanya sekitar 40.000 orang, sementara pihak HYBE mengklaim sekitar 104.000 orang hadir pada malam itu. Perbedaan angka ini diduga menjadi salah satu faktor penurunan saham.
Selain itu, kritik juga muncul terkait besarnya jumlah personel keamanan yang diterjunkan. Dilaporkan sekitar 6.700 petugas polisi dikerahkan untuk mengamankan acara, lengkap dengan 72 kendaraan dan 35 tim detektif.
Jumlah ini bahkan lebih dari dua kali lipat pengamanan Festival Kembang Api Yeouido yang biasanya menarik hingga 1 juta pengunjung setiap tahunnya.
Baca Juga: Kim Dahyun dan Son Chaeyoung Tumbang, Tur Dunia TWICE Terancam?
Tak hanya itu, ribuan personel tambahan dari pemerintah kota, pemadam kebakaran, hingga staf internal HYBE juga diterjunkan. Langkah antiterorisme pun diterapkan karena konser ini dianggap sebagai acara global yang menarik perhatian dunia.
Beberapa jalan utama di sekitar lokasi ditutup, dan beberapa stasiun kereta seperti Gwanghwamun, Balai Kota, dan Gyeongbokgung sempat tidak beroperasi untuk mencegah penumpukan massa.
Meski persiapan dilakukan dengan sangat besar, laporan dari Yonhap menyebut jumlah penonton tertinggi hanya mencapai 42.000 orang saat konser berlangsung. Realita ini membuat pasar bereaksi negatif.
Harapan besar terhadap comeback BTS ternyata tidak sepenuhnya sejalan dengan kenyataan di lapangan, yang berdampak langsung pada performa saham HYBE.
Fenomena ini menunjukkan bahwa bahkan grup sekelas BTS sekalipun tetap menghadapi risiko dan ekspektasi pasar yang tinggi, dan bahwa strategi konser besar harus sejalan dengan realita di lapangan agar dampak finansialnya positif. (ce2)











