Berita Bekasi Nomor Satu

Wakil Wali Kota Bekasi: Korban Luka Kebakaran SPBE di Cimuning 15 Orang, Pemkot Jamin Biaya Pengobatan

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, meninjau pascakebakaran besar di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kamis (2/4). FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengungkapkan jumlah korban sementara akibat kebakaran besar di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (1/4) malam, mencapai 15 orang.

“Korban (luka,red) kurang lebih hampir 15 orang, baik itu di kejadian di rumahnya sendiri yang terbakar atau ada yang juga di jalanan, sedang lewat di sini di jalan kemudian dia jadi korban,” ujar Harris di lokasi ke jadian pada Kamis (2/4).

Ia menegaskan, seluruh biaya pengobatan korban terdampak ledakan SPBE akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Bekasi sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tersebut.

“Insyaallah semua korban itu akan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Bekasi semuanya,” ucapnya.

Sebelumnya, menurut keterangan dari Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, hingga Kamis (2/4) dini hari, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian.

Kobaran api yang dilaporkan muncul sekitar pukul 21.00 WIB yang sempat membesar disertai kepulan asap tebal yang terlihat dari berbagai titik serta beberapa kali ledakan.

Belasan unit mobil pemadam kebakaran juga telah dikerahkan untuk menangani peristiwa tersebut. “Ada sekitar 10 Damkar lebih karena tadi juga cukup besar,” ungkap Kusumo.

Tak hanya itu, api sempat menjalar ke rumah warga dan kios usaha sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas. (zak)