RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kepedulian warga Mustikajaya terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) tergolong tinggi. Hingga kini, masyarakat di wilayah tersebut berhasil menggalang donasi sekitar Rp120 juta, salah satu yang terbesar dibandingkan kecamatan lain di Kota Bekasi.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat meresmikan Masjid Jami Al-Khairiyah di Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Senin (28/9).
Tri mengatakan donasi tersebut menjadi bagian dari total bantuan masyarakat Kota Bekasi untuk korban bencana di NTT yang kini mencapai sekitar Rp2,1 miliar.
“Alhamdulillah, masyarakat di Kecamatan Mustikajaya telah berhasil mengumpulkan sekitar Rp120 juta. Jumlah itu menjadi salah satu capaian tertinggi dibandingkan kecamatan lainnya di Kota Bekasi,” kata Tri.
Menurut dia, tingginya partisipasi warga menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap sesama ketika bencana terjadi. Bantuan tersebut dinilai menjadi bentuk solidaritas warga Kota Bekasi terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Ketika ada saudara yang mengalami musibah, warga Kota Bekasi tidak tinggal diam dan ikut merasakan apa yang mereka alami,” ujarnya.
Tri mengapresiasi kepedulian masyarakat Mustikajaya sekaligus mengajak warga mempertahankan semangat kebersamaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan saya masyarakat Mustikajaya terus hidup rukun, menjaga kedamaian, dan mempererat tali kekeluargaan. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan yang positif, nyaman, dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Masjid Jami Al-Khairiyah resmi digunakan setelah Tri menandatangani prasasti peresmian. Peresmian berlangsung bersamaan dengan tabligh akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.
Tri berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial warga.(pay)











